Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Kementerian Agama Kabupaten Simalungun melaksanakan kegiatan Retret Siswa/i Katolik Tingkat SMA di Siantar Hotel, Sabtu (29/10/2016) kemarin. Acara ini dibuka langsung oleh KakanKemenaga Simalungun Drs H Muslim MM didampingi Kasi Bimas Katolik Drs DobesTamba MPd.
Drs Muslim dalam sambautannya mengungkapkan masalah remaja di era digital seperti sekarang ini sedikit demi sedikit telah bergeser ke arah yang cenderung memprihatinkan. Umumnya ada beberapa masalah yang sering dihadapi remaja zaman ini antara lain rokok, alkohol dan narkoba, materialistis dan hedonis, pola makan tidak teratur dan obesitas, pacaran dan seks bebas (Free Sex), broken home dan family issue. "Untuk mengurangi kebiasaan-kebiasaan buruk ini, maka para siswa sekalian diundang untuk mengikuti retret di Siantar Hotel ini," ungkap Drs Muslim seperti dilansir dari laman resmi kemenag.go.id.
Drs Muslim menjabarkan, kata retreat berasal dari kata bahasa Inggris, yakni re dan treat. Re adalah mengulang/mengembalikan dan treat adalah perlakuan, sehingga retreat adalah sesuatu yang membuat seseorang pulih kembali atau membuat hidup lebih baru lagi. "Dengan kata lain, retret adalah suatu kesempatan untuk sementara waktu menjauhkan diri sendiri dari lingkungan pekerjaan dan belajar mengolah hidup rohani," jelas Drs Muslim.
Selain itu, lanjutnya, tujuan dari retreat itu sendiri adalah menyadari diri, menemukan jati diri. Hal terpenting adalah mengenal Tuhan dan sesama. Mari kita belajar mengolah hidup rohani, sehingga kita bisa menyadari diri, menemukan jati diri, dan mengenal diri kita lebih jauh. Semoga bermanfaat. Selamat retret!," tegasnya di hadapan siswa/i Katolik Tingkat SMA.
Pada kegiatan retret ini peserta diajak untuk membuat niat bersama yang terkait dengan misi pribadi maupun cita-cita bersama. Untuk mengusahakan hal ini dibutuhkan suasana yang nyaman dalam kebersamaan maka dibutuhkan rekonsiliasi diantara mereka, sekaligus kesediaan saling mendukung dan mendoakan demi keberhasilan bersama. Mereka diteguhkan sebagai keluarga/komunitas untuk menghadapi hari esok yang lebih baik. Dan semua ini akan menjadi terwujud bila seluruh niat dan harapan dicapai, diusahakan secara terus menerus dalam kebersamaan diwaktu-waktu selanjutnya.(BS02)
Tags
beritaTerkait
komentar