Jumat, 01 Mei 2026

Penghujung Oktober, FLP Medan Bagikan KUKIS Gratis

Sabtu, 29 Oktober 2016 23:15 WIB
Penghujung Oktober, FLP Medan Bagikan KUKIS Gratis
BERITASUMUT.COM/BS02
FLP Medan di KUKIS
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Meski telah memasuki penghujung bulan Oktober, komunitas menulis Forum Lingkar Pena (FLP) Medan tetap aktif berkegiatan. Kali ini, FLP Medan mengadakan kegiatan bernama 'KUKIS' alias Diskusi Kelas Menulis gratis yang digelar di Kampus STMIK Budidarma, Jalan SM Raja Medan, Sabtu (29/10/2016).
 
Dengan menghadirkan narasumber Sukma SPsi, Ceo Gerhana Publishing dan penulis fiksi asal Medan, KUKIS bertema 'Belajar Menulis Cerita Anak' disambut lebih dari 30 peserta dengan antusias.
 
"Menulis adalah keterampilan, karena itu harus terus diasah. Kalau hanya bermodalkan bakat, tanpa pernah melatihnya, apalagi berusaha mengembangkannya, kita tak akan bisa maju," jelas Sukma yang telah menerbitkan banyak buku ini.
 
Menurutnya, selama ilmu pengetahuan masih dibutuhkan, orang akan perlu membaca. "Apalagi anak-anak, mereka butuh bahan bacaan yang mendidik. Coba sekarang kita kira, ada berapa penulis yang spesialisasinya menuliskan cerita anak? Bisa dihitung di Sumatera Utara, khususnya di Medan ini. Oleh karena itu, teman-teman jangan mau kalah. Lahan kosong ini harus kita manfaat sebaik mungkin," sambung sarjana Psikologi ini.
 
Senada dengan Sukma, ketua FLP Medan Ririn Anindya mengatakan kalau kegiatan KUKIS ini merupakan agenda rutin FLP setiap bulannya. "Ya, kami upayakan setiap kalinya supaya bisa gratis dan model diskusinya lebih ke sharing. Jadi teman-teman bisa saling berbagi ilmunya tanpa merasa canggung, karena menulis itu lintas disipiliner. Di FLP kita alumni dari bermacam jurusan, namun tetap concern kita ke dunia kepenulisan," papar Ririn yang pekan lalu juga mengadakan kelas Mendongeng untuk Anak Yatim di Kampung Aur, gratis.
 
Sementara itu, Susi, mahasiswa semester III dari STMIK Budidarma mengaku senang bisa bertemu dengan teman-teman penulis. "Saya nggak ngerti apa-apa tentang menulis. Tapi kepingin sekali bisa menulis, entah nanti menulis apapun itu. Yang pasti saya mau jadi penulis," tandasnya. (BS02)

Tags
beritaTerkait
Komunitas Peduli Seniman Sumut Kutuk Teror Kepala Babi dan Bangkai Tikus ke Jurnalis Tempo
BEDUKK 2025, Pertamina Perkuat Sinergi dengan Komunitas Nelayan dan Pelaku Usaha Mikro di Sibolga
Lanjutkan Program UHC-JKMB, Rico Waas Apresiasi Lomba Karya Tulis Jurnalis KoJAM
Ketua DPRD Sumut Ajak KoJAM Kolaborasi Pemberitaan dan Kritik Membangun
Wartawan Diajak Ubah Musibah Jadi Berkah Lewat Lomba Karya Tulis Kojam
Piala Dunia Komunitas: Spanyol Juara, Indonesia Tim Fair Play
komentar
beritaTerbaru
hit tracker