Jumat, 26 Juni 2026

LP3i Penuhi Tantangan Menteri Ketenagakerjaan Kurangi Badai Pengangguran Indonesia

Senin, 15 Agustus 2016 22:30 WIB
LP3i Penuhi Tantangan Menteri Ketenagakerjaan Kurangi Badai Pengangguran Indonesia
Beritasumut.com/Ist
Rapat Kerja Nasional LP3i yang dihadiri oleh Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Hanif Dakhiri.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Pendiri LP3i (Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Profesi Indonesia), Syahrial Yusuf menyambut baik permintaan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Hanif Dakhiri yang meminta perguruan tinggi untuk memperbaiki relevansi perguruan tinggi saat ini yang masih dirasa masih belum menjawab tantangan kebutuhan industri kerja.
 
Dalam rilis berita yang dikirim ke beritasumut.com, Syahrial menilai perguruan tinggi sekarang memang kurang relevan hadapi kebutuhan industri kerja dan hal itu sudah disadarinya sejak lama. Untuk itu, ia menilai institusi LP3i hadir sejak dulu selama 27 tahun ini arah dan tujuannya ialah menjawab tantangan yang demikian dan ini justru berhasil menjawab kegelisahan Menaker.
 
“Idealnya, perguruan tinggi itu harus relevan menghasilkan lulusan yang punya kompetensi sesuai kebutuhan industri. Gimana nggak makin membludak jumlah penganggurannya kalau lulusannya tak sesuai kebutuhan industri,” terang Syahrial di Jakarta (15/8/2016).
 
Diakuinya, fenomena kemunculan tren membludaknya populasi pengangguran, terutama pengangguran terdidik kian mencengangkan.Menurutnya, LP3i sangat tepat menjadi rujukan bagi mahasiswa yang ingin mendapatkan kompetensi mempuni yang orientasi sejak awal memang selalu mengedepankan dan menghasilkan lulusan terampil yang siap kerja. Terbukti, mayoritas lulusannya dengan presentase sekitar 90 persen terserap cepat oleh industri karena pihaknya telah menjalin kerja sama baik dengan melibatkan industri. LP3i juga telah menjadi Top Brand 2013 dengan meraih Standard ISO 9001-2008.
 
Menyadari kebutuhan industri kerja yang dinamis dan kompetitif, LP3i tak tinggal diam untuk berkontribusi dan akan berkomitmen serius memperbaiki kualitas LP3i. Komitmen itu salah satunya terlihat dari kefokusan LP3i yang sebelumnya banyak program studi, akan tetapi sekarang sudah dikurangi karena sebagiannya dinilai sudah tak terlalu dibutuhkan industri dan diharapkan lebih spesifik mengarah ke kebutuhan pasar kerja agar akselerasi kualitasnya semakin optimal.
 
“LP3i selaku pengelola institusi perguruan tinggi terus berkomitmen dan tak tinggal diam serta berpuas diri untuk selalu menghasilkan lulusan selain memberikan ijazah juga keterampilan dibidangnya. Nah, setiap mahasiswa kami berikan kesempatan magang agar mengerti dan kemitraannya dengan melibatkan industri dijalin diberikan keleluasaan untuk langsung merekrutnya,” kata pemerhati pendidikan itu.
 
Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Hanif Dakhiri menyampaikan apresiasi kepada LP3i yang selama ini dinilainya sebagai salah satu institusi pendidikan berbasis vokasioal yang terdepan berkontribusi meningkatkan tenaga kerja Indonesia. Lanjutnya, pendidikan sebaiknya bukan hanya berorientasi gelar akademik semata. Melainkan, institusi pendidikan harus meletakkan mahasiswa menjadi tenga kerja terampil siap pakai.
 
“Masih banyak sarjana maupun pasca sarjana menganggur. Saya tekankan dan mendorong agar lulusan harus berorientasi dengan pasar kerja dengan kompetensi mempuni. Semangat kompetisi menuntut kita, untuk meningkatkan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri. Oleh karena itu, harus terus-menerus melakukan evaluasi supaya mencapai revolusi sehingga tidak menghasilkan penggangguran berijazah sarjana dan pendidikan vokasi itu sangat penting," kata Hanif. (BS02)
 

Tags
beritaTerkait
Resmikan Gedung LP3I, Gubsu Minta Sarjana Harus Siap Kerja dan Bisa Buka Lapangan Pekerjaan
Demi SDM Berkualitas, LP3i Dorong Penerapan Sertifikasi Ketenagakerjaan
Bersaing Global, LP3i Komitmen Lahirkan Pengusaha Tangguh
LP3i Lepas Ribuan Wisudawan, 95% Sudah Dapat Pekerjaan
Kuliah Umum LP3I, Walikota Binjai Minta Mahasiswa Tingkatkan Kompetensi di Era MEA
Masa Depan Terjamin Setelah Kuliah, Kampus Ini jadi Pembicaraan di Twitter
komentar
beritaTerbaru
hit tracker