Senin, 20 April 2026

Puskesmas Medan Polonia Pantau Gizi dan Perkembangan Anak Stunting

Minggu, 12 Februari 2023 13:00 WIB
 Puskesmas Medan Polonia Pantau Gizi dan Perkembangan Anak Stunting
beritasumut.com/BS07
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

beritasumut.com - Dalam penanganan stunting, UPT Puskesmas Polonia terus melakukan pemantauan setiap bulannya dan memastikan pemberian makanan bergizi untuk anak stunting bersama Kecamatan Medan Polonia.

Kepala Puskesmas (Kapus) Polonia Dr Cut Elmi Harmiyanur MKes, menjelaskan, sesuai arahan Walikota Medan Bobby Nasution pihaknya terus turun ke lapangan dalam penanganan stunting.

"Kami terus memantau perkembangan kondisi anak stunting yang ada di Kecamatan Medan Polonia, Baik itu asupan gizinya pada makanan yang diberikan Bapak Asuh untuk anak stunting dan tumbuh-kembang si anak setiap bulannya," jelas Kapus Polonia, Jumat (10/02/2023).

Dijelaskannya, pemberian makanan bergizi, pihaknya berkolaborasi dengan Kecamatan melalui program Bapak Asuh dan memastikan makanan atau bahan mentah yang bergizi diterima oleh orang tua anak stunting. Makanan bergizi yang diberikan itu seperti Telur, beras, Kacang Hijau, Susu dan biskuit.

"Setiap pihak Kecamatan turun memberikan makanan bergizi untuk anak stunting, kita dari Puskesmas juga akan ikut mendampingi dan melakukan pemantauan baik itu tinggi badan, berat badan anak maupun kesehatannya. Dalam sebulan kita berikan makanan bergizi sebanyak 4 kali untuk anak stunting," ujarnya.

Menurut Cut Elmi, dari pemantauan terhadap anak stunting yang dilakukan tim Puskemas, perkembangan anak stunting di Polonia mulai mengarah yang lebih baik. Dimana kondisi 6 anak stunting di Polonia saat ini sudah lebih baik yang tadinya lemas sekarang sudah jauh lebih semangat.

"Dari pemantauan yang kita lakukan, perkembangan anak stunting jauh lebih baik, dari awal sebelum penanganan yang kondisi anak lemas sekarang sudah lebih semangat. Artinya kondisi anak stunting di sini jauh lebih sehat dan lebih aktif. Dengan kondisi yang jauh lebih baik ini nanti dalam beberapa bulan terdapat 2 anak yang akan tidak termasuk kategori stunting. Selain faktor usia, kondisi tubuhnya juga sudah sehat," sebut Kapus Polonia.

Sementara itu, salah satu orang tua anak stunting, Neneng Walsih mengungkapkan penanganan stunting berjalan baik. Artinya adanya program Bapak Asuh dan pemberian makanan bergizi untuk anak stunting, kini anaknya tumbuh dan berkembang lebih baik lagi.

Neneng Walsih pun menceritakan awalnya dirinya tidak mengetahui anaknya menderita stunting, setelah berkunjung ke Puskesmas baru mengetahui anaknya terkena stunting. Setelah itu dengan program penanganan stunting, pihak puskesmas dan kecamatan melakukan penanganan terhadap anaknya, mulai dari pemantauan kesehatan anak dan pemberian makanan bergizi.

"Alhamdulillah adanya program penanganan stunting ini anak saya sekarang jauh lebih berkembang baik dan sehat. Selain diberikan makanan bergizi, tumbuh kembang anak juga dipantau oleh Puskesmas," jelasnya.

Diakui Neneng Walsih, saat ini kondisi putranya yang berumur 4 tahun berat badannya makin naik dan lebih aktif. Artinya ada kemajuan perkembangannya dari awal kemarin saat diketahui menderita stunting. Neneng pun mengutarakan berbagai makanan bergizi yang telah diberikan Pemko Medan untuk anaknya.

"Makanan yang diberikan adalah telur, ayam potong, minyak, sayuran, kacang hijau dan biskuit. Semua makanan tersebut anak saya suka dan habis dimakannya," ujar Neneng Walsih.(BS07)

Editor
: Herman
Tags
beritaTerkait
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah Sukses Gelar PKM, Guru SD di Medan Kini Lebih Kompeten Cegah Stunting
Cegah Stunting, Pemko Binjai bersama Asuransi MAG Gelar Pemberian Makanan Tambahan
Pertamina Ikut Turun Tekan Angka Stunting
Kolaborasi PT Hutama Karya dan Pemkab Langkat: Kick-Off Program Penanganan Kemiskinan Ekstrem dan Stunting
Sekda Sibolga Resmi Membuka Diseminasi Audit Kasus Stunting  Tahun 2024
Pj Ketua PKK Sumut Tyas Fatoni Kunjungi Dua Prosyandu di Langkat
komentar
beritaTerbaru
hit tracker