Selasa, 28 April 2026

Dinas Kesehatan Sumut Imbau Ikuti Imunisasi Polio

Jumat, 25 November 2022 19:00 WIB
Dinas Kesehatan Sumut Imbau Ikuti Imunisasi Polio
beritasumut.com/ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

beritasumut.com - Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menyatakan bahwasanya polio merupakan penyakit yang sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kelumpuhan dan tidak ada obatnya.

Kendati begitu, Kepala Dinas Kesehatan Sumut drg Ismail Lubis mengatakan, polio dapat dicegah dengan imunisasi lengkap dan juga imunisasi rutin.

"Penyakit polio bisa dicegah dengan imunisasi dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Karena polio dapat menular melalui tinja (kotoran) yang terkontaminasi air dan makanan," ungkapnya, kemarin.

Lebih lanjut dia mengakui, bahwasanya kasus polio di Provinsi Sumut hingga saat ini masih nol (zero). Walaupun begitu, dia menegaskan pihaknya akan tetap berupaya mengejar imunisasi polio baik melalui tetes ataupun suntik.

"Kasus polio di Sumut nol ya. Tapi kita gencarkan imunisasi. Kita harus optimalkan imunisasi polio di Sumut," ujarnya.

Selain itu Ismail meminta kepada ibu hamil agar rutin memeriksa kandungannya di fasilitas kesehatan. Bila ada komplikasi kehamilan, agar segera dapat ditangani dan dirujuk ke tempat lebih baik.

Ia juga mengimbau berikan imunisasi lengkap kepada anak. Tujuannya, sambung dia, agar penyakit-penyakit bisa dicegah seperti polio, campak, rubella dan lainnya.

"Imunisasi lengkap itu guna menumbuhkan kekebalan tubuh terhadap penyakit menular seperti kasus lumpuh layuh dan penyakit lainnya," jelasnya.

[br] Di samping itu, kata dia, begitu anak lahir berikan Air Susu Ibu (ASI) esklusif dari 0-6 bulan. Sebab di dalam ASI memiliki kandungan zat kolostrum yang bermanfaat bagi bayi salah satunya untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

"Nah, untuk memberikan makanan tambahan dimulai pada usia tujuh bulan," pungkasnya.

Seperti diketahui, saat ini 415 kabupaten/kota di 30 provinsi di Indonesia masuk dalam kriteria risiko tinggi polio karena rendahnya imunisasi, termasuk Aceh.

Adapun pada awal November 2022 ditemukan satu kasus polio di Kabupaten Pidie, Aceh berdasarkan penelusuran RT-PCR, sehingga kemudian pemerintah Kabupaten Pidie menerapkan Kejadian Luar Biasa (KLB) Polio.(BS04)

Editor
: Herman
Tags
beritaTerkait
Indonesia Kirimkan Bantuan 10 Juta Dosis Vaksin Polio ke Afghanistan
 Imunisasi Nasional Rotavirus, Sumut Targetkan 111.331 Bayi
Sub Pin Polio Putaran Kedua Dimulai, Pemko Medan Targetkan Sukses Seperti Putaran Pertama
Sub Pin Polio Putaran Kedua, Dinkes Pastikan Anak Tervaksin
Imunisasi Polio Putaran II Kembali Digelar Mulai 15 Mei 2023
Sukses Sub PIN Polio Putaran Pertama, Nawal Lubis Ajak PKK Kembali Dukung dan Sukseskan Sub PIN Polio Putaran Kedua
komentar
beritaTerbaru
hit tracker