Jumat, 01 Mei 2026

TNI dan IDI Berkolaborasi Dukung Percepatan Vaksinasi Covid-19

Selasa, 07 September 2021 16:00 WIB
TNI dan IDI Berkolaborasi Dukung Percepatan Vaksinasi Covid-19
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto SIP, menerima audiensi Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Dr Daeng M Faqih SH MH, didampingi oleh Prof Dr Zubairi Djoerban SpPD KHOM (Ketua Satgas Covid-19) terkait penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia, khususnya dalam program vaksinasi nasional, bertempat di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (07/09/2021).

Saat menerima jajaran PB IDI, Panglima TNI didampingi oleh Asops Panglima TNI Mayjen TNI Syafruddin SE MM MTr(Han), Aster Panglima TNI Mayjen TNI Madsuni SE dan Kapuskes TNI Mayjen TNI Dr dr Tugas Ratmono SpS MARS MH. Sedangkan Ketum PB IDI didampingi oleh Dr Moh Adib Khumaidi SpOT (Wakil Ketua Umum 1), Dr Slamet Budiarto SH MHKes (Wakil Ketua Umum 2), Dr Prasetyo Widi Buwono SpPD KHOM (Wakil Ketua Umum 3), Dr Lucky Tjahjono MKes (Ketua EMT IDI), dan Mayjen TNI (Purn) dr Ben Yura Rimba.

Dalam pertemuan tersebut, Panglima TNI menjelaskan bahwa saat ini TNI masih terus mengerahkan segala daya dan upaya untuk mendukung pemerintah dalam program vaksinasi nasional. Sebanyak 10.000 vaksinator TNI telah disebar ke berbagai penjuru Indonesia untuk melaksanakan serbuan vaksin di daerah-daerah yang menjadi prioritas, baik karena zonasi maupun karena penyelenggaraan even nasional seperti PON XX di Papua Oktober nanti.

Baca Juga:

Baca Juga : Pencanangan Vaksinasi Covid-19 Bagi Ibu Hamil, Nawal Ajak Bumil Segera Ikuti Vaksin

“Tantangannya saat ini disamping ketersediaan dan kelancaran distribusi vaksin, kita juga masih membutuhkan banyak tenaga vaksinator untuk mengakselerasi kecepatan vaksinasi secara nasional. Kesadaran masyarakat untuk vaksinasi yang semakin tinggi harus disertai dengan ketersediaan vaksin dan akses vaksinasi yang sebesar-besarnya,” terangnya.

Baca Juga:

[br] Menurut Panglima TNI, vaksinasi menjadi salah satu upaya untuk merubah pandemi menjadi endemi, selain disiplin protokol kesehatan, dan penguatan kapasitas respon (3T), Tracing kontak erat juga menjadi kunci untuk memutus penularan. TNI dan Polri sudah mengerahkan tenaga tracer, tetapi pelaksanaan tes cepat antigen tetap membutuhkan tenaga kesehatan.

“Tentunya dibutuhkan kerja sama dan partisipasi semua komponen bangsa untuk melaksanakan misi kemanusiaan ini guna menyelamatkan bangsa Indonesia dari serangan musuh berupa Covid-19 ini,” ungkapnya.

Panglima TNI berharap agar IDI dengan anggotanya di seluruh Indonesia dapat menjadi kekuatan dalam program vaksinasi nasional maupun program penanganan lainnya, dan juga relawan IDI diharapkan membantu tracing kontak erat, karena di beberapa wilayah saat ini masih kurang dalam tracing kontak erat.

Baca Juga : Dukung Percepatan Vaksinasi, Serbuan Vaksinasi Kembali Digelar Di Seskoau

Sementara itu, Ketum PB IDI menyampaikan semoga IDI dan TNI dapat selalu mengembangkan komunikasi, koordinasi dan kolaborasi khususnya dalam program tersebut agar pandemi dapat segera dikendalikan. “Kami dari IDI siap bersama-sama dan bahu membahu dengan TNI untuk berkolaborasi dengan mempercepat tracing dan vaksinasi. Karena dengan dua hal ini dilakukan bersama maka cita-cita untuk menjadi endemik akan segera tercapai,” ujarnya. (Rel)

Editor
:
Tags
beritaTerkait
Kualitas Pendidikan di Sumatera Utara Masih Timpang, Akademisi Tawarkan Solusi Strategis
Sarana Air Bersih dan 1.577 Tabung Bright Gas Disalurkan ke Warga Terdampak Bencana di Pidie Jaya
Akses Jalan Terbatas, BPH Migas Jamin Pasokan BBM Jangkau Wilayah Terdampak Bencana Aceh
BPH Migas Dukung Optimalisasi Penyaluran BBM untuk Nelayan di Nias Utara
Guru Hebat, Indonesia Kuat! Peringatan HGN ke-80 di MAS Proyek Univa Medan Penuh Makna dan Kebersamaan
Bank Sumut Siap Fasilitasi Kredit Program Perumahan di Sumut, Targetkan Proses Hanya Tiga Hari
komentar
beritaTerbaru
hit tracker