Selasa, 04 Agustus 2026

Jumlah Kasus COVID-19 Alami Lonjakan, Kemenkes Cek Kesiapan Fasyankes di 8 Provinsi, Termasuk Sumut

Minggu, 20 September 2020 10:15 WIB
Jumlah Kasus COVID-19 Alami Lonjakan, Kemenkes Cek Kesiapan Fasyankes di 8 Provinsi, Termasuk Sumut
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia terus alami lonjakan setiap harinya. Kementerian Kesehatan memastikan kesiapan fasilitas layanan kesehatan terutama rumah sakit dan laboratorium di 8 provinsi prioritas yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara (Sumut), Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, dan Papua.

Dilansir dari laman kemkes.go.id, Minggu (20/09/2020), 10 Provinsi tertinggi kasus Covid-19 di Indonesia DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, Sumatera Utara, Bali, Kalimantan Timur, dan Sumatera Selatan.Terkait kesiapan rumah sakit, Kementerian Kesehatan melakukan pemantau setiap hari terhadap rasio hunian ruang isolasi dan ICU di rumah sakit di seluruh Indonesia, dan melakukan peninjauan langsung ke beberapa rumah sakit di provinsi-provinsi yang sedang terjadi lonjakan kasus COVID-19.

"Untuk saat ini ketersediaan ruang perawatan masih mencukupi. Ketersedian ruang isolasi dan ICU ini terus dilakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan provinsi dan rumah sakit untuk selalu siap menambah kapasitas ruang perawatan bagi pasien COVID-19 bila terjadi lonjakan kasus di daerahnya," kata Menteri Kesehatan RI dr Terawan Agus Putranto.

Menkes juga mengimbau daerah untuk menunjuk rumah sakit yang khusus merawat COVID-19 dan bila sangat di butuhkan dapat membangun RS Lapangan/RS Darurat untuk merawat pasien COVID-19 dengan gejala ringan untuk mengurangi beban perawatan di RS Rujukan Covid-19.Selain rumah sakit, Kementerian Kesehatan juga memastikan kesiapan laboratorium. Terdapat 343 laboratorium pemeriksa COVID-19 yang tersebar di 34 provinsi.

Baca Juga:

Di 8 Provinsi prioritas, terdapat 223 Laboratorium pemeriksa COVID-19 (65 % dari jumlah semua Laboratorium) , dengan rincian laboratorium : DKI (52 Lab), Jawa Barat (39 Lab), Jawa Tengah (23 Lab), Jawa Timur (49 Lab), Sumatera Utara (15 Lab), Sulawesi Selatan (19 Lab), Kalimantan Selatan (11 Lab), dan Papua (10 Lab). Pemeriksaan specimen rata-rata per hari di 8 provinsi tersebut sebanyak 26.722.

Sementara itu, salah satu bagian dari penguatan upaya testing, tracing, & treatment adalah penatalaksanaan kasus COVID-19 sesuai protokol terapi yang ditetapkan. Kemenkes menjamin ketersediaan obat penanganan COVID-19 tersebut bagi pelayanan kepada masyarakat, terutama di 8 provinsi prioritas.

Baca Juga:

Sampai 13 September 2020, Kemenkes telah mendistribusikan obat penanganan COVID-19 ke 8 provinsi tersebut, dengan total lebih dari 1,4 juta kapsul Oseltamivir, 536 ribu tablet Klorokuin, dan lain-lain. Distribusi dilakukan kepada Dinkes Provinsi dan RS penanganan COVID-19, untuk menjamin tersedianya obat secara tepat waktu di lokasi-lokasi tersebut.

Kemenkes juga telah menyiapkan bufferstok obat penanganan COVID-19 yang dapat dimobilisasi segera sesuai kebutuhan di 8 provinsi prioritas. Hal ini ditujukan untuk mendukung penanganan COVID-19 di seluruh Indonesia, terutama di 8 provinsi prioritas.(BS09)

Tags
beritaTerkait
Kasus Covid-19 di Singapura Meningkat, Dua Kasus Aktif Dilaporkan di Sumut
Singapura-Malaysia Laporkan Peningkatan Covid-19, Dinkes Sumut Ajak Kembali Jaga Prokes
Pandemi Belum Dicabut, Masyarakat Sudah Acuh
Pemprov Sumut Raih Penghargaan Penanganan Covid-19 Terbaik Ke-2 Wilayah Sumatera
Presiden Jokowi Beri Penghargaan Atas Kontribusi Dalam Penanganan Pandemi COVID-19
Kepada Tim Juri PPKM Award, Edy Rahmayadi Paparkan Strategi Sukses Penanganan Covid-19 di Sumut
komentar
beritaTerbaru
hit tracker