Minggu, 02 Agustus 2026

Koordinator Regional Wilayah Sumut Bersama Pemko Gunungsitoli Bahas Penanganan Stunting

Minggu, 24 Februari 2019 10:30 WIB
Koordinator Regional Wilayah Sumut Bersama Pemko Gunungsitoli Bahas Penanganan Stunting
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Pemerintah Kota (Pemko) Gunungsitoli mengadakan rapat pembahasan dan koordinasi terkait penanganan masalah stunting di wilayah Kota Gunungsitoli saat menerima kunjungan dari Koordinator Regional Wilayah Sumatera Utara (Sumut) dan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Provinsi Sumut, pertengahan pekan kemarin.
 
Dalam pertemuan ini, Koordinator Regional Wilayah Sumut yang membidangi penanganan Stunting, Desrater Iskandar menyampaikan format pendataan stunting yang nantinya menjadi acuan bagi instansi terkait dalam melaksanakan survei dan monitoring di lapangan. Beliau juga menekankan mengenai pentingnya pemahaman mengenai stunting terutama di level para perangkat desa yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
 
“Stunting tidaklah melulu persoalan fisik melainkan mencakup juga pada tumbuh kembang mental, psikologi dan kecerdasan anak. Oleh karena itu, jangan ada keengganan maupun rasa malu dari kita di pemerintah daerah dalam menyampaikan data-data yang sebenarnya. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama dalam mempersiapkan generasi muda yang cemerlang untuk masa yang akan datang,” Iskandar dilansir dari laman gunungsitolikota.go.id, Minggu (24/02/2019).
 
Dalam beberapa kasus sebelumnya di sejumlah daerah, sering ditemukan bahwa survei yang dilakukan terbatas hanya pada pengamatan perkembangan fisik anak saja, misalnya pertumbuhan tinggi badan yang kurang, sehingga penanganan yang diambil menjadi kurang tepat sasaran.
 
Senada, Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemko Gunungsitoli, Ir Nur Kemala Gulo mengatakan bahwa pendataan yang dilakukan mengenai stunting ini sangat menentukan. “Setiap kebijakan yang diambil oleh Pemerintah Pusat, berdasarkan data yang kita serahkan dari daerah. Jadi jangan sampai, data yang kita sampaikan justru akan merugikan kita ke depan,” jelsnya.
 
Ia menekankan agar Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Gunungsitoli mengambil langkah terdepan dalam aksi penanggulangan Stunting ini sembari tetap menjalin kerjasama dengan instansi terkait seperti Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa/Kelurahan Kota Gunungsitoli, Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Gunungsitoli, pihak kecamatan hingga instansi yang berhubungan dengan pembangunan fisik untuk mendukung perencanaan di bidang sanitasi dan air bersih seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Gunungsitoli. 
 
"Seluruh instansi ini agar berada di bawah Koordinator Bappeda sehingga data yang nantinya dihimpun tidak berbeda-beda," pungkas Nur Kemala. (BS09)
 

Tags
beritaTerkait
Peringati HUT ke-29, Pertamina Sumbagut Gelar Nuzulul Qur’an dan Santuni Anak Yatim
Sambut Ramadan, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Salurkan Santunan bagi Anak Yatim
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah Sukses Gelar PKM, Guru SD di Medan Kini Lebih Kompeten Cegah Stunting
Wakil Walikota Medan Apresiasi Kepedulian DPD REI Sumut kepada Anak Yatim Piatu dan Dhuafa
Wujudkan Pemenuhan Hak Perempuan dan Anak Pasca Perceraian, Pemko Binjai Bersama PA Kota Binjai Laksanakan Penandatanganan Kerjasama
Serahkan Bantuan ke UPTD PS Anak dan Balita Medan, Kepala Dinas Sosial Sumut Apresiasi IWABA Medan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker