Minggu, 03 Mei 2026

Inilah Cara RSUP H Adam Malik Cegah Warga Sumut Berobat ke Luar Negeri

Sabtu, 08 Juli 2017 06:30 WIB
Inilah Cara RSUP H Adam Malik Cegah Warga Sumut Berobat ke Luar Negeri
BERITASUMUT.COM/BS07
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Guna mencegah kebiasaan warga Sumut berobat ke luar negeri, terutama dari kalangan upper middle class (menengah ke atas), Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik Medan akhirnya meresmikan operasional gedung pavilun Instalasi Pelayanan Eksekutifnya, Jumat (07/07/2017).
 
"Saya yakin bisa menarik pasien dari kalangan menengah ke atas. Pelayanan ini kita harapkan respon time, bisa memilih dokter yang pasien suka, serta semua dokter yang melayani di Instalasi ini merupakan subspesialis," ujar Direktur Utama RSUP H Adam Malik dr Bambang Prabowo MKes usai Soft Launching Pelayanan Rawat Jalan Eksekutif di rumah sakit tersebut.
 
Meski begitu, Bambang menegaskan, jika dokter subspesialis yang melayani pasien di pelayanan eksekutif tersebut, juga harus tetap melayani pasien biasa yang berobat di RSUP H Adam Malik."Boleh melayani di sini, tapi tidak boleh melupakan pasien non eksekutif atau pasien biasa. Nanti kepala instalasinya yang mengatur bagaimana jadwalnya," tegasnya.
 
Untuk sementara, jelas Bambang, poliklinik di Instalasi Pelayanan Eksekutif tersebut baru dapat dibuka sebanyak 4 unit dahulu. Begitupun, ujar dia, gedung ini sebenarnya bisa digunakan untuk melakukan rawat inap, tetapi saat ini masih terkendala dengan persoalan listrik yang belum masuk."Gedung ini ada sampai lantai 8. Untuk tahap awal kita buka rawat jalan dulu dengan layanan 4 poliklinik, dan untuk rawat inap, kurang lebih terdapat 100 tempat tidur," imbuhnya didampingi Kasubbag Humas Masahadat Ginting SE.
 
Sementara itu, Ketua Dewan Pengawas RSUP H Adam Malik dr Siswanto mengatakan, sebagai rumah sakit Badan Layanan Umum (BLU) dan Pendidikan, pembukaan Instalasi Pelayanan Eksekutif ini sangat penting mengingat di era MEA banyak pasien berobat ke negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia.
 
"Ini sebagai persaingan supaya kita bisa menahan masyarakat menengah keatas berobat ke luar negeri. Begitupun kita harus bermitra dengan rumah sakit yang ada di sini. Kedepan, kita kembangkan untuk rawat inap, dimulai dulu dengan rawat jalan eksekutif," sebutnya.
 
Kepala Instalasi Pelayanan Eksekutif Gedung Paviliun dr Qadri F Tanjung SpAN KAKV menambahkan, untuk minggu ini RSUP H Adam Malik memang baru membuka 4 poliklinik. Namun, akhir Juli nanti, direncanakan akan dibuka sebanyak 20 poliklinik, seperti Poli kecantikan, THT, Syaraf, Obgyn dan lainnya.
 
"Marketnya untuk pasien umum, asuransi umum, dan InHealth. Sedangkan untuk pasien BPJS mandiri, itu rencananya nanti, setelah ada visitasi dari Kementerian Kesehatan," pungkasnya. (BS07)

Tags
beritaTerkait
KIS Group Gandeng Shell Pasok BioLNG ke Singapura Mulai 2027, Indonesia Jadi Basis Produksi
Polrestabes Medan Gagalkan Peredaran 12 Kg Sabu Asal Malaysia
Penyelundupan 25 Kg Sabu dari Malaysia di Perairan Batubara Digagalkan, 3 Kurir Ditangkap
Pesta Pulau Pinang Jadi Ajang Promosi Produk UMKM Sumut
Warga Asal Sumut Antusias Ikuti Temu Ramah Pemprov di Pesta Pulau Pinang
Penembakan WNI di Malaysia, Presiden Prabowo Percaya Investigasi akan Transparan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker