Jumat, 01 Mei 2026

Vasektomi dan Tubektomi Dinyatakan Haram oleh MUI, IDI Medan Akan Berkoordinasi dengan Dokter

Selasa, 21 Maret 2017 20:35 WIB
Vasektomi dan Tubektomi Dinyatakan Haram oleh MUI, IDI Medan Akan Berkoordinasi dengan Dokter
Beritasumut.com/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan jika KB vasektomi dan KB tubektomi haram. Oleh karena itu, MUI mela-rang bagi siapapun yang terlibat (bersubahat) seperti mengajak, termasuk dokter yang melakukan operasi terhadapnya.
 
Menanggapi hal tersebut, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kota Medan dr Ramlan Sitompul SpTHT saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya sangat menghargai pendapat MUI yang menyatakan haram bagi dokter yang melakukan operasi untuk KB vasektomi dan KB tubektomi.
 
Kedepan, dalam menyikapi fatwa haram ini, ujar Ramlan, IDI akan segera berkoordinasi dengan para dokter."Dalam perspektif agama bila dinyatakan haram, tentu kita hargai pendapat MUI. Nanti, untuk menyikapinya, kita akan mengkomunikasikan dengan para dokter kita," ungkap Ramlan, Senin (20/03/2017).
 
Namun lanjut Ramlan, dari sisi medis, KB vasektomi dan KB tubektomi tentu bukan menjadi suatu persoalan. Begitupun apabila operasi KB tersebut dilakukan oleh dokter yang beragama non muslim."Makanya hal ini perlu perlu kita komunikasikan dengan para dokter seperti apa nanti yang harus kita sikapi," jelasnya.
 
Sementara itu di tempat terpisah, Kepala Perwakilan BKKBN Sumut, Trmazaro Zega menjelaskan ada anggaran untuk vasektomi dan tubektomi. Disebut Temazaro, setiap peserta vasektomi, diberi uang transport Rp150 ribu. Begitu juga Petugas KB atau PLKB membawa peserta vasektomi, disebutnya diberi dana.Begitupun termasuk Dokter yang melakukan operasi untuk vasektomi dan tubektomi, disebutnya menerima dana medis. Namun Temazaro mengaku tidak ingat jumlah dana untuk PLKB dan Dokter itu.
 
"Anggarannya dari pemerintah pusat yakni APBN. Biasanya anggaran lebih kecil dibanding PPM. Namun biasanya kita dibantu Kabupaten/Kota yang ada anggaran dari APBD," pungkas Temazaro.(BS03)
 

Tags
beritaTerkait
Pertamina Sumbagut Gandeng BKKBN Dukung Pembangunan Keluarga dan Kesejahteraan Pekerja
Kualitas Pendidikan di Sumatera Utara Masih Timpang, Akademisi Tawarkan Solusi Strategis
Sarana Air Bersih dan 1.577 Tabung Bright Gas Disalurkan ke Warga Terdampak Bencana di Pidie Jaya
Akses Jalan Terbatas, BPH Migas Jamin Pasokan BBM Jangkau Wilayah Terdampak Bencana Aceh
BPH Migas Dukung Optimalisasi Penyaluran BBM untuk Nelayan di Nias Utara
Guru Hebat, Indonesia Kuat! Peringatan HGN ke-80 di MAS Proyek Univa Medan Penuh Makna dan Kebersamaan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker