Rabu, 29 Juli 2026

Gubsu Minta Rumah Sakit di Sumut Tingkatkan Pelayanan

Rabu, 22 Februari 2017 23:30 WIB
Gubsu Minta Rumah Sakit di Sumut Tingkatkan Pelayanan
BERITASUMUT.COM/BS03
Gubsu saat membuka Seminar Persi di Hotel Syantika Dyandra Premiere Medan, Rabu (22/02/2017)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Ir HT Erry Nuradi MSi mengajak rumah sakit di Sumut meningkatkan pelayanan dan fasilitasnya agar masyarakat tidak beralih ke negara jiran. Hal itu disampaikan pada saat membuka Seminar Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) Daerah Sumut dan Medan, di Hotel Syantika Dyandra Premiere Medan, Rabu (22/02/2017).
 
Hadir pada acara tersebut Kedutaan Besar Republik Polandia Tomasz Pietka, Ketua Persi Pusat dr Kuntjoro Adi Purjanto, Ketua Persi Sumut dr Azwan Hakim Lubis, pelopor Hemodialisa Prof dr Harun Rasyid Lubis, serta sejumlah direktur rumah sakit negeri dan swasta juga Kadis kesehatan Sumut dan Kadis Kesehatan Medan serta Kepala BPJS Medan.
 
Untuk meningkatkan terus pelayanan dan fasilitas, Gubsu meminta rumah sakit merupakan salah satu institusi pelayanan kesehatan yang kompleks, dinamis dan kompetitif karenanya rumah sakit harus dapat memenuhi standar mutu dan memberikan pelayanan yang dapat dipertanggungjawabkan.
 
Terkait banyaknya permasalahan pelayanan kesehatan di Sumut dan berkaitan dengan pelayanan. Gubsu menyebutkan persoalan yang banyak dikeluhkan masyarakat antara lain, masih banyak warga belum mempunyai kartu badan penyelenggaraan jaminan sosial (BPJS) Kesehatan, ketersediaan obat yang terbatas (terutama untuk pasien yang menderita kanker stadium akhir), hingga distribusi tenaga medis yang belum merata dan standar pelayanan minimum (SPM) belum sepenuhnya dilaksanakan.
 
"Maka tak heran masyarakat memilih berobat ke negara tetangga bagi yang mampu, sedangkan masyarakat yang ekonominya tidak mampu masih menggunakan pengobatan tradisional," paparnya. Untuk itu, Gubsu mengajak seluruh RSU menghadapi tantangan dan sekaligus mengambil solusi agar pelayanan kesehatan bai masyarakat di rumah sakit.
 
"Rumah sakit sudah seharusnya memperhatikan indikator mutu pelayanan dan indikator mutu pelayanan agar menurunkan minat masyarakat berobat ke luar negeri," tegas Erry. Selain itu, Gubsu juga berharap tenaga kesehatan tak bisa lagi berdiam diri, harus berjuang untuk meningkatkkan kompetensi diri agar mampu bersaing dengan tenaga kerja asing dengan kemampuan ilmu dan teknologi kedokteran.
 
"Saya merasa bangga dan membeikan apresiasi yang tinggi terhadap organisasi PERSI, sehingga nantinya hasil seminar ini dapat diimplementasi di seluruh rumah sakit se Sumatera Utara," pungkas Gubsu.
 
Sementara itu, Ketua Umum Persi dr Kuntjoro Adi Purjanto menjelaskan seminar ini mengangkat isu-isu perumahsakitan diantaranya kebijakan terkini Kemenkes RI dalam meningkat mutu pelayanan RS di era Mea dan JKN (Jaminan Kesehatan Nasional. Ditambah lagi kendali mutu dan kendali biaya RS, Farmasi RS, Keperawatan RS, pengelolaan limbah RS, Promosi dan Customer Service di rumah sakit.
 
Berdasarkan data jumlah rumah sakit di Sumut mencapai 215 unit dengan rincian 33 rumah sakit umum daerah, 1 RSU Provinsi, 1 RSU Vertikal, 10 RSU TNI/Polri, 13 RSU BUMN, 157 RSU swasta. Sedangkan RS yang telah lulus akreditasi versi 2012 sebanyak 40 terdiri atas RSU pemerintah dan swasta serta 16 RSU pemerintah yang status badan layanan umum daerah (BLUD). (BS03)

Tags
beritaTerkait
Wamenkes dan Wamendagri Kunjungi Layanan Tuberkulosis di RS Adam Malik
KADIN Sumut: Kelangkaan BBM Ancam Iklim Usaha dan Stabilitas Ekonomi Daerah
Komandan Lanud Sjamsudin Noor Pimpin Sertijab Kadispers, Tegaskan Pembinaan Personel sebagai Pilar Kekuatan Satuan  
Kadin Sumut Jalin Kerja Sama dengan Kamar Dagang Belarus, Bidik Pasar Eropa Timur
Massa FRAKSi Desak Polda Sumut Tutup Markas Judi Mesin Tembak Ikan di Lubukpakam
Australia Juara Piala AFF U-19 2026, Sumut Sukses Tunjukkan Kapasitas Tuan Rumah Internasional
komentar
beritaTerbaru
hit tracker