Senin, 20 April 2026

Tahun 2016, Pencapaian KB di Kota Medan 82 Persen

Selasa, 17 Januari 2017 07:30 WIB
Tahun 2016, Pencapaian KB di Kota Medan 82 Persen
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Keluarga Berencana.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Kepala Badan PP dan KB Kota Medan, Muslim Harahap mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2016 lalu, jumlah pencapaian peserta KB baru yang terdapat di Kota Medan persentasenya hanya mencapai 82 persen.Muslim menjelaskan, jumlah peserta KB yang terealisasi tersebut mencapai sebanyak 52.353 orang. Sedangkan target yang ditentukan sebanyak 63.457 orang.
 
Namun, Muslim mengatakan, pencapaian itu masih di luar dari jumlah pemasangan implant gratis yang dilakukan pada Oktober dan November 2016 lalu, di 21 Kecamatan. Jumlahnya, sebut dia sebanyak 1.800 pengguna."Jadi kalau ditambahkan program pembagian implant gratis itu, pencapaian kita jumlahnya sebanyak 54.153," terang Muslim, Senin (16/01/2017).
 
Untuk pelayanan peserta KB Baru di tahun 2016 itu, Muslim menjelaskan, sebanyak 40.633 dilayani di Fasilitas Kesehatan (Faskes) swasta dan 11.720 dilayani di Faskes Pemerintah. Sementara untuk Kecamatan yang paling tinggi peserta KB baru di tahun 2016, kata Muslim ialah Medan Amplas berjumlah 5.310, Medan Helvetia berjumlah 4.121 serta Medan Marelan berjumlah 3.929.
 
Sementara itu, disinggung mengenai Alat Kontrasepsi (Alkon) yang paling banyak digunakan, Muslim menyebutkan adalah jenis suntik berjumlah 20.332. Selanjutnya, jenis pil berjumlah 15.120, kemudian implant 5.390, kondom 5.032, IUD 2.936, MOW 2.541 dan MOP sebanyak 1.002."Untuk kendala kenapa tidak mencapai 100 persen, karena adanya keterlambatan distribusi alkon (alat kontrasepsi) dari pusat ke kita," tegasnya.
 
Oleh karenanya, Muslim berharap agar di tahun 2017 ini, keterlambatan serupa tidak terjadi kembali. Sehingga, pencapaian KB 100 persen peluangnya dapat lebih besar untuk terealisasi."Mudah-mudahan, ditahun ini keterlambatan tidak sampai terjadi lagi," harapnya.
 
Sebelumnya, Kepala BKKBN Perwakilan Sumatera Utara (Sumut), Temazaro Zega mengakui bahwa pendistribusian alkon ke faskes di wilayah Sumut memang ada terjadi keterlambatan karena pendistribusian dari pusat, juga terlambat. Sementara untuk minat masyarakat dalam ber-KB, sebut Temazaro tergolong cukup tinggi.(BS03)
 

Tags
beritaTerkait
Pertamina Sumbagut Gandeng BKKBN Dukung Pembangunan Keluarga dan Kesejahteraan Pekerja
Forum SMAN 1 Panti Angkatan VII Agendakan Berbagai Program Jelang Reuni Akbar
Reses DPR ke Polres Pematangsiantar, Hinca Pesankan ini ke AKBP Sah Udur
Serahkan Piala Juara Liga 4, Gubernur Harapkan Sepakbola Sumut Makin Berkembang
Gubernur Sumut Gandeng USU Wujudkan Kolaborasi Sumut Berkah
Walikota: Mari Kuatkan Niat, Ikhtiar, dan Ikhlas Membangun Medan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker