Jumat, 26 Juni 2026

Perpindahan Penduduk dan Gigitan Nyamuk Faktor Penyebar Virus Zika

Jumat, 02 September 2016 20:25 WIB
Perpindahan Penduduk dan Gigitan Nyamuk Faktor Penyebar Virus Zika
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Virus Zika
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Tingginya arus perpindahan penduduk antar negara serta gigitan nyamuk, merupakan salah satu vektor penyebaran virus zika di dunisa, tak terkecuali Indonesia. Demikian ujar Praktisi Kesehatan Sumatera Utara (Sumut), Dr dr Umar Zein DTM&H SpPD KPTI, Jum'at (02/09/2016).
 
dr Umar menduga menduga, virus zika bisa saja sudah ada terdapat di provinsi Sumatera Utara (Sumut) ini. Hal itu katanya, mengingat vektor penularnya adalah nyamuk aedes aeghipty. Bahkan, Menteri Kesehatan (Menkes), Nila F Moeloek sebutnya, sudah mengonfirmasi bahwasanya virus ini sudah masuk dan menjangkit suku anak dalam, di Jambi. Meski Menkes belum dapat memastikan berapa jumlah warga yang sudah terjangkiti.
 
"Kemungkinannya sudah ada di Sumut ya bisa saja. Soalnya vektor penularannya kan juga sama," ungkap dr Umar. Untuk itu, dia menyarankan agar pemerintah di Indonesia sudah saatnya melakukan penelitian untuk mencari obat dari virus zika ini. Supaya penyebarannya nanti dapat diantisipasi.
 
"Gejala virus ini hampir sama dengan demam berdarah dengue (DBD) dan ditularkan dengan nyamuk yang sama pula. Itu perlu diantisipasi. Meskipun virus ini tergolong tidak mematikan, tetapi dampak penularan ke janin bagi ibu hamil yang terinfeksi, tergolong fatal. Sebab, bayi akan cacat seumur hidup," tegasnya.
 
Selain itu, mantan Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan ini juga mengatakan bahwa perangkat diagnostik di laboratorium dan rumah sakit juga perlu di adakan. Supaya hal itu bisa membedakan secara dini seperti apa virus zika dengan DBD. "Kalau pemerintah memang mau, sebetulnya bisa saja dilakukan," sebutnya.
 
Sebelumnya, Umar Zein menerangkan, gejala yang ditimbulkan virus zika seperti demam, nyeri sendi dan kemerahan pada kulit. Virus zika merupakan virus baru dari golongan flavivirus yang menimbulkan penyakit pada manusia.
 
"Kasus ini ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes pertama sekali diisolasi dari darah monyet di Uganda tahun 1947,” ungkapnya.
 
Umar Zein juga menjelaskan, pada tahun 2007 lalu juga, virus ini menyebar di Yap Island Micronesia, kemudian menyebar lagi ke beberapa Negara di Oceania, sebelum sampai di Amerika melalui Pulau Easter.
 
Kemungkinan, lanjut dia, virus ini sudah sampai ke negara lain, termasuk Indonesia, melalui perpindahan penduduk yang tinggi antar negara, serta vektor penular nyamuk aedes aegypti yang memang banyak terdapat di Indonesia.
 
“Baru-baru ini kan di Jambi juga ditemukan Virus Zika. Waktu itu, ada penelitian tentang demam yang difokuskan DBD. Tapi saat diperiksa, baru diketahui bahwa ada warga yang positif Virus Zika,” ujarnya. (BS03)

Tags
beritaTerkait
PSMS vs PSPS Berakhir Imbang, Suporter Meraung di Stadion Utama Sumut
Badan Legislasi DPR RI Kunjungi Kadin Sumatera Utara Bahas Penyusunan RUU Kadin
Hari Pahlawan, PLN Dorong Guru SMK Jadi Pelopor Konversi Motor Listrik di Kota Medan
Dies Natalis USU ke-72, Pj Gubernur Sumut Agus Fatoni Harapkan USU Terus Lahirkan Generasi Unggul
Resmikan DSA Radiologi Intervensi by Terawan, Walikota Medan: Beri Kepastian Dalam Diagnosa dan Penanganan Penyakit
Sekda Langkat Hadiri Malam Pisah Sambut Pj Gubernur Sumatera Utara
komentar
beritaTerbaru
hit tracker