Minggu, 26 April 2026

Selebgram Lebih Digandrungi Marketer Ketimbang Artis

Minggu, 11 Februari 2018 22:12 WIB
Selebgram Lebih Digandrungi Marketer Ketimbang Artis
beritasumut.com/ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Di awal tahun 2018 ini, perusahaan management endorse SociaBuzz.com melakukan riset ke berbagai marketer terkait tren pemasaran endorse yang semakin marak digunakan untuk mempromosikan produk, dan menghasilkan laporan bertajuk “The State of Influencer Marketing 2018 in Indonesia: Kupas Tuntas Tren Pemasaran “Endorse”.
 
Dalam laporan ini, terdapat salah satu temuan yang menyatakan bahwa para marketer lebih memilih ‘selebriti internet’ ketimbang artis untuk bekerjasama dalam mempromosikan produk.
 
59% marketer menyatakan tipe influencer yang paling sering mereka ajak kerjasama untuk endorse adalah ‘selebriti internet’ (selebgram, youtuber), dan hanya 22% yang menyatakan paling sering bekerjasama dengan artis.
 
Salah satu hal yang mendasari perilaku tersebut adalah temuan lainnya yang menyatakan bahwa yang menjadi pertimbangan utama dalam memilih influencer adalah engagement rate (tingkat keterlibatan dan interaksi followers) dan karakteristik atau gaya hidup influencer.
 
“Ketenaran seseorang bukan lagi menjadi hal utama yang dipertimbangkan marketer saat memilih sosok untuk mempromosikan produknya, seperti yang umum dilakukan di era sebelum adanya media sosial,” ujar Rade Tampubolon, CEO & Co-Founder SociaBuzz.com. 
 
“Sekarang marketer bisa memilih influencer dengan karakteristik dan keunikan tertentu sesuai dengan strategi komunikasi dan pemasaran yang ingin dijalankan,” lanjutnya.
 
Hasil riset juga menyatakan 98% marketer melakukan endorse melalui influencer di media Instagram dengan tujuan untuk meningkatkan awareness terhadap produk mereka.
 
Dianggap efektif oleh 83% marketer, mereka berencana untuk meningkatkan anggaran khusus pemasaran menggunakan influencer di tahun 2018 ini. “Pemasaran menggunakan influencer memiliki keunggulan tersendiri dibandingkan dengan cara pemasaran lainnya, dikarenakan promosi dilakukan oleh orang-orang yang dipercaya dan disukai oleh para pengikutnya,” jelas Rade.(rel)

Tags
beritaTerkait
Tingkatkan APK Perguruan Tinggi di Sumut, Pemprov Sumut Apresiasi Program Beasiswa Universitas Murni Teguh
KORMI Ingin Partisipasi Olahraga Masyarakat Meningkat
Hasil Visum Artis Sandy Permana Tewas Usai Ditikam di Dada hingga Leher
Pelaksanaan Musrenbang Harus Melibatkan Partisipasi Masyarakat
Pjs Bupati Toba Ajak Jurnalis Dorong Partisipasi Masyarakat, Tangkal Hoaks dan Ciptakan Berita Berimbang jelang Pilkada.
Walikota Medan Buka Peluang Selebarnya Alumni Timur Tengah Bantu Pembangunan Kota
komentar
beritaTerbaru
hit tracker