Minggu, 26 April 2026

Tas dari Sampah dan Bahan Daur Ulang Karya Ibu-Ibu di Langkat

Senin, 05 Desember 2016 11:33 WIB
Tas dari Sampah dan Bahan Daur Ulang Karya Ibu-Ibu di Langkat
beritasumut.com/BS08
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Sampah bekas jajanan atau minuman tak selamanya harus dibuang, bagi ibu-ibu di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, sampah bungkus jajanan ini disulap menjadi tas yang menarik dan bernilai ekonomis.

Ditangan warga Desa Tanjung Ibus, Kecamatan Secangan Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, barang yang biasanya tidak berharga dan diabaikan, seperti botol bekas, bungkus pewagi baju, bungkus susu dan lain sebagainya, dijadikan barang unik menjadi aneka tas.

Awalnya sekedar mencoba-coba para kaum  ibu muda ini, sambil mengisi waktu luang berhasil membuat kreasi tas dari bahan daur ulang.

Dengan memotong bagian bungkus pewagi dan bungkus susu, menjalinnya hingga menjadi suatu tas yang bernilai ekonomis, begitu juga dengan botol minuman digunakan hanya beberapa bagian saja untuk dijalin menjadi tas.

Pemasaran tas hasil karya ibu ibu ini sudah sampai keluar daerah, namun karena keterbatasan modal mereka hanya membuat tas  dari sampah berdasarkan pesanan saja.

Para ibu ibu ini menjual hasil karya tangannya ini dengan harga yang berpariasi, mulai dari 15 ribu rupiah hingga 50 ribu rupiah tergantung tingkat kesulitan pembuatanya.

Pengrajin mengaku bahwa mereka tidak memiliki dana untuk membuat tas dengan jumlah lebih banyak, sebab bahan daur ulang ini dibeli mereka dari pengumpul sampah.

Ide pembuatan ini berawal saat melihat tas milik teman mereka, yang ternyata tas tersebut barasal dari bahan daur ulang. “Awalnya ide buat tas dari bahan daur ulang ini berawal melihat orang memakai tas dari bungkus pewangi terlihat unik dan cantik, kemudian saya mencoba membuatnya sendiri dan mengajak teman teman sekitaran rumah saja,” ujar Sri Rawati, salah seorang ibu yang ikut membuat kerajinan tangan tersebut, Senin (05/12/2016).

Nah dari situlah timbul ide untuk membuat tas tersebut, dengan modal coba-coba dan secara otodidak para kaum ibu tersebut sudah dapat menciptakan berbagai macam motif tas dari bahan daur ulang.(BS08)

Tags
beritaTerkait
Pengelolaan Sampah Jadi Prioritas, Pemerintah Siapkan Strategi Komprehensif
Rico Waas-Zakiyuddin Ingin Sampah Ke Depan Didaur Ulang Jadi Sesuatu yang Berguna
Pemprov Sumut Dorong Pemanfaatan Teknologi Daur Ulang Sampah
Pj Ketua Dekranasda Tyas Fatoni Targetkan Produk UKM Sumut Mendunia
Pj Ketua Dekranasda Harapkan UKM Sumut Harus Naik Kelas
Pemko Medan Dorong Daur Ulang Sampah Jadi Usaha Kreatif dan Inovatif
komentar
beritaTerbaru
hit tracker