Sarana Air Bersih dan 1.577 Tabung Bright Gas Disalurkan ke Warga Terdampak Bencana di Pidie Jaya
beritasumut.com PT Pertamina (Persero) melalui PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Miner
Ekonomi
Beritasumut.com-Kesimpangsiuran mengenai Undang-Undang (UU) Cipta Kerja, khususnya klaster Ketenagakerjaan telah menimbulkan pro dan kontra di masyarakat akhir-akhir ini. Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) memberikan masukan maupun pandangan terhadap substansi UU Cipta Kerja klaster Ketenagakerjaan.
Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI, Mardani H Maming mengatakan UU Cipta Kerja merupakan komitmen dan kebijakan pemerintah untuk membawa Indonesia keluar dari jebakan negara berpenghasilan menengah atau Middle Income Trap. Setiap tahunnya, terdapat sekitar 3 juta anak muda yang membutuhkan pekerjaan.
"Dalam UU Cipta Kerja memberikan dukungan untuk memajukan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia dalam hal kemudahan perizinan, perlindungan UMKM, kemudahan mendapatkan fasilitas pembiayaan, kemampuan menyerap tenaga kerja, memberikan proteksi terhadap persaingan dengan usaha besar, dan jaminan kredit," ujar Maming melalui siaran pers, Jumat (23/10/2020).
Baca Juga:
Adanya pandemi Covid-19 saat ini, sambung Maming, menimbulkan gangguan ekonomi yang signifikan baik di dunia dan di Indonesia. Selain berdampak pada kesehatan, dampak berat lainnya terhadap lapangan kerja dan penghidupan, terutama bagi kelompok masyarakat yang paling rentan termasuk para pelaku usaha juga terkena imbasnya.
"Yang terpenting dalam kondisi ekonomi yang sedang tak menentu ini adalah bagaimana bisnis para pengusaha tetap bertahan dan pemutusan hubungan kerja (PHK) tidak dilakukan. Bagaimanapun, program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan melindungi dunia usaha sangatlah penting untuk saat ini. Terutama teman-teman di HIPMI yang sektor usahanya beragam dan tersebar di seluruh negeri," ucapnya.
Baca Juga:
Mantan Bupati Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan itu menambahkan, Indonesia sedang menuju puncak bonus demografi pada 2035. Di tahun tersebut, 70 persen penduduk Indonesia merupakan pemuda usia produktif yang diharapkan mampu meningkatkan perekonomian bangsa. "Negara kita merupakan salah satu pasar terbesar dunia dengan 250 juta penduduk di dalamnya. Jangan sampai kita memiliki label negara 'konsumtif' saja karena penduduknya enggan menjadi produktif," ungkapnya.
Maming berharap, dengan adanya webinar bersama pemerintah ini mampu memberikan dampak yang signifikan pada masa yang sedang dihadapi bersama. Sebagai bangsa yang besar, harus menguatkan soliditas dan kemampuan saling bekerjasama demi kepentingan nasional. "Mari kita jaga dan tingkatkan produktivitas serta optimisme untuk membawa Indonesia lebih maju, adil, dan makmur," tutupnya. (Rel)
beritasumut.com PT Pertamina (Persero) melalui PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Miner
Ekonomi
beritasumut.com Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menyelenggarakan Pelatihan Fotografi Dasar dan Fotografi Pr
Ekonomi
Pasar Murah Imlek 2026 di Medan digelar di Medan Area dan Marelan. Pemkot jaga harga dan bantu warga jelang Tahun Baru Imlek.
Ekonomi
beritasumut.com Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat pengamanan infrastruktur energi strategis, Pertamina Patra Niaga R
Tekno
beritasumut.com Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) terus menghadirkan inovasi layanan melalui aplikasi MyPerta
Ekonomi
beritasumut.com Tidak ada pemberitahuan adanya gangguan pelayanan, listrik di kawasan Jalan Kapten Sumarsono Gang Peringgan Desa Helvetia K
Peristiwa
beritasumut.comPabrik pengolahan karet sandal di Jalan KL Yos Sudarso Km 6,5 Kelurahan Tanjung Mulia Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Sela
Peristiwa
beritasumut.comPT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan me
Politik & Pemerintahan
beritasumut.com Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemulihan mas
Ekonomi
beritasumut.com Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) bersama PT Pertamina Patra Niaga berupaya keras menormalisasi pasokan
Peristiwa