Senin, 27 Juli 2026

Kemenperin Minta Penerapan Cukai Plastik Kresek Dikaji Kembali

Senin, 10 Desember 2018 22:00 WIB
Kemenperin Minta Penerapan Cukai Plastik Kresek Dikaji Kembali
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Direktur Industri Kimia Hilir Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Taufik Bawazier meminta rencana penerapan cukai plastik kresek dikaji kembali
 
Menurut dia, pihaknya memiliki beberapa alasan sehingga meminta evaluasi terhadap kebijakan penerapan cukai pada kantong plastik kresek. Salah satunya dapat memberatkan masyarakat, termasuk pelaku usaha kecil.
 
"Bahan baku plastik 40 persen masih impor. Bayangkan nanti penjual dari lontong sayur, pecel, yang pakai plastik itu dibebani dengan cukai," ujar Taufik dalam Workshop Media, di Tanggerang Selatan, Banten, Senin (10/12/2018).
 
Selain itu, kata Taufik, perlu dibuat kajian yang lebih dalam dan komprehensif apakah pengenaan cukai pada kantong plastik kresek akan mampu menurunkan sampah plastik secara signifikan. "Apa betul dengan instrumen itu (cukai kantong plastik kresek) akan mengurangi sampah. Kami berkeyakinan itu kurang tepat sasaran," ungkapnya.
 
Menurut dia, yang justru harus dilakukan untuk menekan jumlah sampah plastik adalah dengan cara mendorong pertumbuhan industri daur ulang sampah. "Yang mengurangi sampah adalah industri recycle dan pemulung-pemulung itu dibina, bisa bedakan jenis-jenis sampah dididik dari hulunya. Jangan sampai industri disalahkan," tegasnya.
 
Sebelumnya, Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Heru Pambudi, berharap Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dapat menyetujui aturan pengenaan cukai plastik secepatnya. Hal ini disebabkan sudah semakin parahnya limbah plastik yang beredar dan mengotori lingkungan.(BS06)

Tags
beritaTerkait
KADIN: Kelangkaan Plastik Bekas Picu Harga Polibag Naik 40%, Ancam Inflasi Pangan
Kemenperin Gandeng Korsel Dorong Akselerasi Sektor Manufaktur
Indosat Luncurkan Program CSR “Sampah Jadi Pulsa” di USU, Bangun Kesadaran Lingkungan Bersih dan Digitalisasi Kampus
Ubah Sampah Jadi Pulsa, Program CSR Indosat di Universitas Sriwijaya Palembang Jadi Solusi Pengelolaan Limbah Plastik
Polrestabes Medan Tangkap Truk Muatan Bahan Baku Plastik Bekas Impor
Keluhkan Penanganan Dokter Bedah di RSU Vina Estetica, YNSL Mengaku Korban Malpraktik
komentar
beritaTerbaru
hit tracker