Minggu, 03 Mei 2026

Gubernur Sumut Bahas LRT Mebidang dengan Investor Singapura

Rabu, 19 April 2017 23:30 WIB
Gubernur Sumut Bahas LRT Mebidang dengan Investor Singapura
BERITASUMUT.COM/BS03
Gubernur Sumut dan Investor Singapura
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Perusahaan transportasi SMRT yang mengeoprasikan mayoritas angkutan masal di Singapura menunjukkan minat berinvestasi pembangunan angkutan masal berbasis Light Rail Transit (LRT) di kawasan Medan, Binjai dan Deliserdang. Dalam pertemuan dengan Gubernur Sumatera Utara H T Erry Nuradi di Kantor Gubsu Jalan Diponegoro Medan, Rabu (19/04/2017) dengan Principal Consultant SMRT International Yeo Beng Lee, Gubsu menyabmbut baik ketertarikan SMRT untuk berinvestasi di Sumut.
 
“Singapura sudah tidak diragukan lagi dalam pengelolaan transportasi masal yang modern dan terintegrasi. Ketertarikan SMRT adalah hal yang menggembirakan bagi kami,” kata Gubsu Erry Nuradi. Dalam kesempatan itu, Yeo Beng Lee memaparkan bahwa separuh populasi di Singapura atau 3 juta orang setiap harinya menggunakan layanan LRT atau MRT. Sebagian besar layanan angkutan masal LRT atau MRT di Singapura dioperasikan oleh dua operator dan pihaknya menjadi operator mayoritas. “Kami sudah berpengalaman lebih dari 30 tahun dan menjadi operator sejak tahun 1987 di Sungapura,” kata Lee.
 
Dia bercerita, pada awalnya SMRT dibantu perusahaan lain dalam pembangunan dan pengeoprasian dan perawatan. “Sekarang sudah kita semua yang mengoperasian dan melakukan perawatan,” katanya. SMRT juga berpengalaman sebagai penyedia layanan di bidang transportasi railsystem, bus, taxi, advertising, media dan penyewaan gedung. Lee mengatakan pihaknya sudah ditunjuk sebagai perushaaan yang akan membangun LRT di Bandung dan saar ini sedang melalui tahapan persiapan pembangunan.
 
Minat SMRT berinvestasi di Sumut mendapat dukungan dan sambutan baik Gubernur Sumatera Utara. Gubsu mengatakan pengembangan kawasan perkotaan Medan, Binjai Deli Serdang dan Karo (Mebidangro) dan untuk mengatasi kemacetan lalulintas di kawasan perkotaan, diperlukan dukungan sarana trasnsportasi yang memadai. 
 
“LRT dan MRT dapat menjadi moda transportasi masal andalan dalam mengatasi berbagai persoalan kemacetan dan pengembangan kawasan perkotaan,” ujar Gubsu Erry. Gubsu yang didampingi Kepala Dinas Perhubungan Anthony Siahaan dan Asssten Ekonomi dan Pembangunan Ibnu S Hutomo serta Tetty Magdalena dari Bappeda menjelaskan, saat ini sudah ada beberapa perusahaan yang tertarik berinvestasi di bidang tranportasi masal di Sumut.
 
Untuk wilayah Mebidang, ada PT Medan Metropolitan Monorel yang tertarik dan telah menyusun dan menyampaikan Pra Studi Kelayakan pembangunan monerel di Mebidang. Sementara itu, Kota Medan juga telah menyusun Studi Kelayakan pembangunan LRT Kota Medan yang disulkan sebagai proyek strategis nasonal. Tetty Magdalena menjelaskan, nantinya akan ada integrasi pembangunan antara LRT Kota Medan dengan LRT/monorel Mebidang melalui pembangunan stasiun terintegrasi. (BS03)

Tags
beritaTerkait
Pertamina Sumbagut Gandeng BKKBN Dukung Pembangunan Keluarga dan Kesejahteraan Pekerja
PSMS vs PSPS Berakhir Imbang, Suporter Meraung di Stadion Utama Sumut
Ramadan dan Idulfitri 2026, Pertamina Sumbagut-Ombudsman Sumut Pastikan Kesiapan Stok dan Layanan Energi
Resmikan Desa Siaga Bencana, PLN UID Sumut Serah Terima Bantuan Program
Badan Legislasi DPR RI Kunjungi Kadin Sumatera Utara Bahas Penyusunan RUU Kadin
Bank Sumut Rayakan Natal: Semangat Kasih Perkuat Empati Sosial, Etos Kerja, dan Persaudaraan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker