KPPU Kanwil I Terima 21 Laporan Sepanjang 2026, Persekongkolan Tender Mendominasi
beritasumut.com Dugaan persekongkolan tender menjadi laporan yang paling banyak diterima Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Wil
Ekonomi
Beritasumut.com-Harga jual eceran cabai merah di Kota Binjai mengalami lonjakan cukup signifikan sejak satu pekan terakhir.
Berdasarkan pantauan wartawan di Pasar Tavip Kota Binjai, Selasa (11/10/2016), cabai merah telah menembus harga Rp 85 ribu per kilogram, atau Rp 9 ribu per ons (100 gram).
Padahal pasca Hari Raya Idul Idha 1437 Hijriah, atau terhitung mulai akhir September 2016 lalu, harga cabai merah sempat turun menjadi Rp 40 per kilogram.
Menurut Nelson Tarigan (42), salah seorang pedagang, sejak sepekan terakhir harga sayuran pegunungan, terutama cabai merah, memang terus mengalami peningkatan.
"Khusus cabai merah, kemarin itu, Minggu (09/10/216), harganya masih Rp 70 ribu sekilo. Namun untuk saat ini, sekilonya sudah Rp 85 ribu," ungkap warga Kelurahan Binjai, Kecamatan Binjai Kota itu.
Dijelaskan Nelson, kenaikan harga cabai merah dipicu penurunan produksi di tingkat petani dan berkurangnya pasokan di pasar, akibat penurunan distribusi sayuran dari luar daerah, seperti dari Aceh dan Pulau Jawa.
"Kalau terus seperti ini, dan tidak ada penambahan pasokan, bukan tidak mungkin harga cabai merah di Binjai bisa sampai Rp 100 ribu sekilo," seru ayah empat anak tersebut.
Pedagang lainnya, Rima Beru Bangun (47), mengaku, kenaikan harga cabai merah turut memicu penurunan omzet pedagang, menyusul berkurangnya permintaan pasar.
"Pastilah pengaruh ke omzet. Biasanya itu orang beli cabai merah sekilo, sekarang paling hanya seperempat. Bahkan ada yang lebih mau beli cabai hijau atau cabai rawit," seru ibu lima anak itu.
Apalagi menurutnya, harga sebagian besar komuditi sayuran gunung masih relatif tinggi, meskipun telah mengalami penurunan dibandingkan dua pekan sebelumnya.
Seperti halnya cabai rawit, yang kini mencapai Rp 36 ribu per kilogram, cabai hijau Rp 30 ribu per kilogram, tomat Rp 5 ribu per kilogram, kentang Rp 12 ribu per kilogram, bunga kol Rp 15 ribu per kilogram, sawi pahit Rp 12 ribu per kilogram, dan sawi putih Rp 7 ribu per kilogram.
Selain itu, sambung Rima. Harga beberapa komuditi rempah, seperti bawang dan rimpang-rimpangan, masih pula bertahan mahal.
Bawang putih kini mencapai harga Rp 34 ribu per kilogram, bawang merah Rp 26 ribu per kilogram, kunyit Rp 10 ribu per kilogram, dan jahe Rp 9 ribu per kilogram.
"Mudah-mudahan saja pasokan sayur dari luar kota, khususnya cabai merah, bisa kembali normal. Sehingga harga sayuran di Binjai bisa segera turun," harapnya.(BS08)
beritasumut.com Dugaan persekongkolan tender menjadi laporan yang paling banyak diterima Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Wil
Ekonomi
beritasumut.com Dua pemuda tersungkur bersimbah darah setelah bagian kaki kanannya ditembus timah panas personel Unit Reserse Kriminal (Res
Peristiwa
beritasumut.com Tiga pemuda di Medan Marelan, Kota Medan, Sumatera Utara, diamankan polisi karena diduga hendak mencuri kabel bawah tanah,
Peristiwa
beritasumut.comSatuan Reserse (Satres) Narkoba Polrestabes Medan meringkus seorang pengedar narkotika jenis sabu di Jalan Sakti Lubis, Keca
Peristiwa
beritasumut.com Untuk dapat menikmati narkoba, seorang pria nekat membobol sebuah rumah di Jalan Selamat, Gang Sadar, No.17 B, Kelurahan Bi
Peristiwa
beritasumut.com Empat bandar narkoba di Binjai, Provinsi Sumatera Utara, dijebloskan ke penjara setelah ditangkap personel Satuan Reserse (
Peristiwa
beritasumut.com PSMS Medan berhasil membawa pulang kemenangan penting dari markas Adhyaksa FC Bekasi pada pekan ketiga Pegadaian Championsh
Olahraga
beritasumut.com Sekolah Sepak Bola (SSB) Tunas Muda usia 9 tahun (U9) dan usia 11 tahun (U11) meraih juara III bersama pada Piala Ngadima
Olahraga
beritasumut.com Personel Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Deli Serdang menangkap dua pengedar sabu di Desa Sei Tuan, Kecamatan Pant
Peristiwa
beritasumut.com Lagi istirahat di depan rumah tibatiba dipukul adik iparnya, membuat Erwin (41), warga Jalan Irian, Gang Pekong, Lingkunga
Peristiwa