Selasa, 11 Agustus 2026

Presiden: Turunkan Biaya Logistik

Selasa, 13 September 2016 14:11 WIB
Presiden: Turunkan Biaya Logistik
beritasumut.com/ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Presiden RI Jokowi menegaskan, tujuan pembangunan infrastruktur pelabuhan adalah menurunkan biaya logistik dan menurunkan biaya transportasi.

Ia mengemukakan, kalau dibanding dengan negara tetangga biaya di Indonesia masih 2–2.5 kali lipat lebih mahal. “Mahal sekali, entah karena pungli, entah karena lama prosesnya,” tuturnya, meresmikan Terminal Petikemas Kalibaru atau New Priok Container Terminal (NPCT) 1, di Kalibaru, Pelabuhan Utama Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (13/09/2016).

Karena itu, lanjut Presiden, pembangunan pelabuhan yang modern tidak bisa ditunda-tunda lagi dalam rangka konektivitas antar pulau, provinsi, dan daerah yang menopang arus perdagangan dan investasi yang datang ke negara kita.

Presiden juga menyampaikan, bahwa pemerintah akan meneruskan deregulasi dan debirokratisasi dengan memangkas beberapa aturan dalam rangka peningkatan  daya saing dan competitiveness.

Dilansir setkab.go.id, tampak mendampingi Presiden Jokowi dalam kesempatan itu Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menko Polhukam Wiranto, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menkeu Sri Mulyani, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Menteri Kelautan  Dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Kapolri Tito Karnavian, dan Wagub DKI Djarot Syaiful Hidayat.(BS01)

beritaTerkait
Siap Jadi Motor Penggerak Investasi, Arman Chandra: Dukungan dan Kemudahan Yang Diberikan Pemko Medan Adalah Amunisi Utama Kami
Wakil Panglima TNI dan Sejumlah Pejabat Negara Terima Warga Kehormatan serta Brevet Korps Marinir
Guntur Sahputra Kembali Pimpin PAC Pemuda Pancasila Medan Denai Secara Aklamasi
Perjuangan Pengacara Kondang Berbuah Hasil, Pemko Medan Rubuhkan Tembok PT SBP
Panglima TNI Hadiri Upacara Prasetya Perwira TNI dan Polri Tahun 2026 di Istana Negara
Pendaftaran MagangHub Angkatan II Batch 1 Masih Dibuka hingga 28 Juli 2026
komentar
beritaTerbaru
hit tracker