Senin, 27 April 2026

Presiden Jokowi: Kita Harus Fokus pada Core Economy

Jumat, 09 September 2016 15:30 WIB
Presiden Jokowi: Kita Harus Fokus pada Core Economy
beritasumut.com/ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Setelah kembali dari kunjungan kerja ke luar negeri sejak Jumat (2/9) lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla memimpin sidang kabinet paripurna, di Istana Negara, Jakarta, Jumat (09/09/2016).

Dalam pengantarnya  Presiden Jokowi mengemukakan, dari pertemuan-pertemuan yang dilakukannya dengan Kepala-Kepala Negara, Kepala Pemerintahan, baik di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20 di Hangzhou, RRT, maupun di ASEAN Summit, Laos, sangat kelihatan sekali, betapa sekarang ini persaingan antar negara sangat sengit.

“Betapa kompetisi antar negara sangat sengit. Betapa nanti pertarungan antar negara dalam hal perebutan kue ekonomi, baik berupa investasi, baik berupa arus uang masuk, arus modal masuk itu, sangat sengit, sangat sengit sekali,” tutur Presiden, seperti dilansir setkab.go.id.

Oleh sebab itu, Presiden menekankan, kita harus menentukan, harus fokus, apa yang akan menjadi core ekonomi kita, core business negara kita.

Dengan fokus Karena itulah, Presiden meyakini  pemerintah akan bisa membangun positioning, kmembangun differensiasi kita, membangun brand negara . “Sehingga mudah kita, lebih mudah kita menyelesaikan persoalan-persoalan dan, tanpa harus kita kejar-kejaran apalagi kalah bersaing dengan negara lain,” tutur Presiden.

Pada Sidang Kabinet Paripurna kali ini, Wakil Presiden Jusuf Kalla juga menyampaikan perjalanan 71 tahun ekonomi Indonesia. “Akan kita lihat sebetulnya, terletak dimana yang harus diperbaiki, dimana yang harus kita waspadai,” tutup Presiden.

Selain membahas hasil kunjungan kerja Presiden ke Tiongkok dan Laos, Sidang Kabinet Paripurna kali ini juga akan membahas evaluasi kebijakan ekonomi.

Sidang Kabinet Paripurna ini dihadiri oleh Menko Polhukam Wiranto, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko PMK Puan Maharani, Menko Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan, Mensesneg Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, seluruh jajaran Menteri Kabinet Kerja, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, dan Kepala BIN Sutiyoso.(BS01)

Tags
beritaTerkait
Gubenur Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Rata-Rata Sumut 6,08% Tahun 2029
Dampingi Presiden Resmikan KITB, Menko AHY: Untuk Infrastruktur yang Memadai dan Membangun Konektivitas
Panggil Menko Airlangga, Presiden Prabowo Bahas Perkembangan Ekonomi Nasional
Hashim Pede Tahun Depan Pertumbuhan Ekonomi RI di Atas 8%
Presiden Prabowo Siapkan Kebijakan Strategis untuk Dorong Ekonomi Nasional
Presiden Prabowo Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Capai 8 Persen
komentar
beritaTerbaru
hit tracker