Wisata

Wujudkan Identitas Kristen, Ir Lakhomizaro Zebua Resmikan Tugu Salib Jadi Ikon Baru di Gunungsitoli



Wujudkan Identitas Kristen, Ir Lakhomizaro Zebua Resmikan Tugu Salib Jadi Ikon Baru di Gunungsitoli
BERITASUMUT.COM/IST

Beritasumut.com-Walikota Gunungsitoli, Ir Lakhomizaro Zebua meresmikan Tugu Salib di Kota Gunungsitoli bertempat di Halaman Kantor Sinode BNKP, Jalan Ir Soekarno No.22 Kelurahan Pasar, Kota Gunungsitoli, akhir pekan kemarin.

Ir Lakhomizaro Zebua bersama keluarga, didampingi para Kepala Organisasi Perangkat Daerah mengikuti Ibadah Minggu Ketiga di Gereja BNKP Jemaat Kota Gunungsitoli. Selepas kebaktian, rombongan menuju Kantor Sinode BNKP untuk mengikuti acara dimaksud. Acara diawali nyanyi dan doa yang dibawakan oleh Ephorus GNKPI Pdt Tolonihaogo Ndruru STh, disusul laporan Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli Ir Agustinus Zega.

Walikota Gunungsitoli, dilansir dari Gunungsitolikota.go.id, Minggu (13/12/2020) mengatakan, pembangunan Tugu Salib di Kota Gunungsitoli merupakan perwujudan identitas kepercayaan masyarakat Kota Gunungsitoli yang mayoritas beragama Kristen.

"Konsep Batu melambangkan Batu karang yang merupakan dasar keimanan kita (berdiri diatas batu karang yang teguh). Konsep Kayu melambangkan pohon Ara yang merupakan lambang umum umat Israel, bisa bermakna pemimpin agama, pohon kehidupan, pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat. Mahkota melambangkan Kemuliaan. Salib Tiga Arah melambangkan Anugerah dan Karya Keselamatan dari Allah dalam perwujudan Trinitas," ujarnya.

Dia menyebut, merupakan sukacita dan kebahagiaan bagi kita semua sehingga Tugu Salib ini dapat diresmikan di penghujung Tahun 2020 ini. "Hal ini tidak lepas dari dukungan para tokoh agama dan semua elemen masyarakat di Kota Gunungsitoli," sambungnya.

Walikota Gunungsitoli juga menjelaskan bahwa pembangunan Tugu Salib ini masih akan dilanjutkan sesuai master plan sebelumnya yang direncanakan akan menggunakan jalur 2 (dua) arah atau berbentuk bundaran. Harapannya dengan adanya Tugu Salib ini, tentu akan menambah daya tarik masyarakat luas untuk datang berkunjung ke Kota Gunungsitoli.

”Saya menitipkan pesan untuk kita semua bahwa Tugu Salib ini bukan milik kelompok tertentu, bukan milik satu organisasi Agama (saja), melainkan milik kita bersama (masyarakat Kota Gunungsitoli), sehingga menjadi tanggungjawab kita bersama untuk menjaga dan memelihara Tugu ini yang merupakan icon baru di Kota Gunungsitoli yang kita cintai,” harapnya.

Hadir Wakil Walikota Gunungsitoli, Dandim 0213/Nias, Kepala Kejaksaan Negeri Gunungsitoli (Mewakili), Pengadilan Negeri Gunungsitoli (Mewakili), Kapolres Nias (Mewakili), para Pimpinan Gereja se-Kota Gunungsitoli, Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesejahteran Rakyat, Asisten Sekda Bidang Administrasi Umum, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah lingkup Kota Gunungsitoli, dan tamu undangan lainnya. (BS09)


Tag: