Nekat Nyolong Mesin Pompa Air Milik Anggota TNI, Maling ini "Gol" di Polsek Medan Area
beritasumut.com Personel Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Medan Area menangkap seorang pria Abdillah Syahputra (23), warga Kecamatan
Peristiwa
Beritasumut.com - Politisi Ferdinand Hutahaean mengecam pernyataan Veronica Koman yang mengatakan bahwa anak-anak di Papua Barat "dipaksa nasionalis" oleh pemerintah. Dalam pernyataannya itu, Veronica Koman menuding pemerintah lewat aparat keamanan TNI-Polri memaksakan anak-anak di Papua Barat untuk setia kepada NKRI.
Hal itu disampaikan Veronica Koman lewat kicauannya di Twitter, pada Sabtu (27/03/2021). Dalam cuitannya tersebut, Veronica membagikan sebuah foto aparat TNI-Polri memakaikan ikat kepala merah putih kepada sejumlah anak-anak di Papua Barat.
Baca Juga : 4 WNI Korban Penculikan Abu Sayyaf di Filipina Berhasil Diselamatkan TNI
Baca Juga:
Menanggapi peristiwa tersebut, Veronica Koman mengatakan bahwa hal itu merupakan tindakan pemaksaan nasionalisme dari aparat terhadap anak-anak di Papua Barat. “Forcing Indonesian nationalism to Indigenous West Papuan children. (red and white = Indonesian flag). (Memaksakan nasionalisme Indonesia kepada anak-anak Pribumi Papua Barat. (merah putih = bendera Indonesia),†kata Veronica Koman lewat cuitannya di Twitter.
Menanggapi kicauan Veronica Koman tersebut, Ferdinand Hutahaean dengan nada emosi menilai bahwa Veronica telah mempelintir makna dalam foto tersebut.
Baca Juga:
[br] Hal tersebut, Ferdinand menambahkan bahwa terlihat jelas dari raut wajah anak-anak dalam foto tersebut yang tampak bahagia dan tidak menangis. "Anak-anak Papua Barat di foto itu sama sekali tak nampak merasa dipaksa memakai ikat kepala merah putih," ujarnya melalui siaran pers, Senin (29/03/2021).
“Hei pengkhianat, anak-anak itu bahagia dan tertawa mengenakan ikat kepala merah putih, tidak takut dan tidak menangis. TIDAK ADA PAKSAAN,†geram Ferdinand Hutahaean ke Veronica Koman. Ferdinand pun dengan nada sangat marah menyebut Veronica Koman sebagai penghianat NKRI. (Rel)
beritasumut.com Personel Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Medan Area menangkap seorang pria Abdillah Syahputra (23), warga Kecamatan
Peristiwa
beritasumut.com Komplotan diduga rayap alias maling besi di kawasan Pelabuhan Belawan, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, kembali beraksi
Peristiwa
beritasumut.com Dua centeng kebun sawit di Dusun IV Lau Mulgap, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara, ditangkap personel Satuan Reser
Peristiwa
beritasumut.com PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di seki
Ekonomi
beritasumut.com Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution melepas 90 kontingen kafilah Sumut yang akan berlaga pada Musa
Politik & Pemerintahan
beritasumut.com Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution optimis kerja sama dengan Korea Selatan (Korsel) di bidang ke
Politik & Pemerintahan
beritasumut.com Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution memastikan penanganan banjir di kawasan Jalan Letda Sujono, Ko
Politik & Pemerintahan
beritasumut.com Personel Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Medan Area kembali menangkap seorang pria karena terlibat aksi pencurian di
Peristiwa
beritasumut.com Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polrestabes Medan kembali mengungkap kasus peredaran narkotika. Tiga pria diamankan dalam d
Peristiwa
beritasumut.com Merantau ke Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, bukannya mencari pekerjaan halal, malah terjun ke dalam bisnis gelap pe
Peristiwa