Jumat, 01 Mei 2026

APBD 2021 Turun, Bupati Tapsel Ingatkan Kehati-hatian dalam Pengelolaannya

Minggu, 11 April 2021 11:15 WIB
APBD 2021 Turun, Bupati Tapsel Ingatkan Kehati-hatian dalam Pengelolaannya
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) Tahun Anggaran (TA) 2021 masih terus menurun dari tahun-tahun sebelumnya.Maka dari itu pengelolaan APBD 2021 diperlukan kehati-hatian. Hal itu di sampaikan Bupati, pada rapat paripurna DPRD Tapsel dalam rangka Penyampaian Rekomendasi Terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2020, di ruang rapat paripurna DPRD Tapsel.

Bupati Tapsel Dolly Pasaribu SPt MM mengatakan sebagai gambaran bahwa pendapatan pada APBD tahun anggaran 2021 sebesar Rp 1,284 trilyun jika dibandingkan dengan APBD tahun anggaran 2020 sebesar Rp 1,511 trilyun terjadi penurunan 227 milyard.

"Menyikapi keadaan tersebut upaya terus dilakukan dalam melaksanakan berbagai program dan menunda sebahagian program kegiatan OPD," ujar Dolly dilansir dari laman tapsel.go.id, Minggu (11/04/2021).

Baca Juga : Bersama Polda Sumut Sinergi Cegah Kebakaran Hutan, Bupati Tapsel Libatkan Stakeholder dan Masyarakat

Baca Juga:

Bupati menambahkan, bahwa pemerintah daerah sudah berupaya mempercepat pelaksanaan APBD tahun 2021. Sesuai surat edaran Mendagri No. 903/145/SJ tanggal 12 Januari 2021 tentang Percepatan Pelaksanaan APBD Tahun 2021 dan kemudahan investasi di daerah. Agar terbukanya lapangan pekerjaan serta sekaligus untuk mendorong perputaran uang di tengah masyarakat semakin meningkat dan pada akhirnya dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan juga pergerakan ekonomi.

Lanjut Bupati, bahwa hasil pencapaian kinerja/program kegiatan yang dilaksanakan pada tahun anggaran 2020, yang tertuang di LKPJ merupakan realisasi dari seluruh aktivitas jajaran pemerintahan Tapsel.

[br] "Kami juga sadar bahwa belum semua harapan masyarakat dapat di layani dan di penuhi, karena keterbatasan keuangan daerah. Apalagi dalam keadaan bangsa di tengah pandemi ini, berdampak pada penurunan perekonomian. Sisi lain tuntutan dan harapan masyarakat terhadap peningkatan infrastruktur semakin meningkat," ungkapnya.

"Adapun langkah-langkah yang sudah diambil seperti Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2020 yang saat ini sedang akhir audit dari BPK-RI, semoga menghasilkan opini terbaik Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)," pungkas Bupati dalam kegiatan yang juga dihadiri Ketua DPRD Tapsel Husin Sogot Simatupang, Wakil Ketua Borkat, anggota DPRD, Wabup Tapsel Rasyid Assaf Dongoran, Sekda Parulian Nasution, Sekretaris Dewan Darwin Dalimunthe, Asisten, Staf Ahli, pimpinan OPD, Kabag dan Camat se-Tapsel.(BS09)

Baca Juga:
Tags
beritaTerkait
Tak Ada Pemberitahuan, Listrik Padam 3 Jam saat Warga Tertidur
Apresiasi Pengelolaan Arus Mudik-Balik Lebaran, Menko AHY: Ini Kontribusi dari Semua Pihak
Wujudkan Tanam Padi Tiga Kali Setahun, Gubernur Sumut Minta Bantuan ke Presiden untuk Perbaikan Tanggul
Optimalkan Retribusi Kebersihan, Sekda Instruksikan Camat Lebih Peduli Melakukan Pengawasan
Jalan Tol Pekanbaru-Padang, Aceh-Padang, Palembang-Betung Dioperasikan 24 Maret
Kelola Keuangan Daerah, Pemko Medan Pastikan Setiap Rupiah Digunakan untuk Kepentingan Rakyat
komentar
beritaTerbaru
hit tracker