Jumat, 24 April 2026

19 Unit ATCS Dipasang di Persimpangan Inti Kota Medan

Jumat, 04 Januari 2013 13:58 WIB
19 Unit ATCS Dipasang di Persimpangan Inti Kota Medan
Google
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap MM bersama Wakil Walikota Drs H Dzulmi Eldin MSi meninjau dan melihat pengoperasian alat Area Traffic Control System (ATCS) di Gedung Kesbangpol Linmas Pemko Medan, Jalan Balaikota, Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis (03/01/2013). Kehadiran alat ini diharapkan dapat membantu pengaturan kelancaran arus lalu lintas di Medan. Saat ini alat ATCS yang dioperasikan berjumlah 19 unit ditempatkan di 19 persimpangan di inti Kota Medan.

Kepada Walikota dan Wakil Walikota, Kadis Perhubungan Pemko Medan Renward Parapat menjelaskan sistem kerja dan pengoperasian alat  ATCS. Melalui ATCS, Walikota bisa melihat dari layar monitor 19 persimpangan yang telah dipasang alat ATCS. Selain dapat memonitoring kondisi dan status persimpangan, alat ini juga mampu mendeteksi kenderaan yang melintas serta dapat mengetahui berapa kenderaan bermotor yang melintas dan kecepatannya.

Dalam kesempatan itu Walikota minta agar sejumlah persimpangan yang  terlihat dimonitor diperbesar untuk mengetahui secara jelas apa terjadi di persimpangan. Ternyata alat ATCS tidak hanya mampu memperlihatkan kendaraan. Orang yang mengemudi juga termonitor secara jelas.

Begitu juga ketika Walikota ingin melihat keadaan rumah dinas di Jalan Sudirman, alat ini dapat memperlihatkannya. Berhubung rumah dinas banyak ditumbuhi pohon, daun-daunnya menghalangi alat ATCS memonitornya sehingga halaman rumah dinas tidak terpampang secara jelas.

Selain rumah Walikota, beberapa persimpangan yang dipasangi alat ATCS juga terhalang daun  pepohonan. Akibatnya, gambar persimpangan yang  terlihat dalam monitor tidak terlihat jelas. Untuk itu Walikota minta kepada Kadis Perhubungan berkoordinasi dengan Kadis Pertamanan guna memangkasnya.

Setelah melihat pengoperasian alat tersebut, Walikota minta ATCS tidak hanya dipasang di persimpangan jalan. Orang nomor satu di Pemko Medan minta agar pintu masuk Kota Medan seperti di kawasan Amplas, Kampung Lalang dan Belawan dipasang alat ATCS. Hal itu penting untuk memantau kenderaan beserta pengemudinya yang memasuki Kota Medan.

Menurut Walikota, dioperasikannya alat ATCS ini  akan memudahkan pengendalian penanganan arus lalu lintas di Kota Medan. Pemasangan alat ATCS merupakan tuntutan kota, terutama dalam mengantisipasi kerawanan-kerawabnan yang terjadi di jalan-jalan khusus di inti kota.

“Kita berharap untuk tahun ini, pemasangan alat ATCS bisa ditambah lagi. Sebab, keberadaan alat ATCS ini sangat membantu sekali, terutama masalah keamanan. Baik itu pengamanan kendaraan maupun  pengendaranya. Di samping itu ketika pada satu persimpangan terjadi kemacetan, maka petugas Dishub secepatnya bisa diperbantukan untuk mengatasi kemacetan tersebut. Saya kira alat ini sangat membantu sekali untuk membuat kenyamanan masyarakat pengguna jalan,” kata Walikota mengapresiasi.

Selanjutnya Walikota menjelaskan, Dishub Kota Medan dalam pengadaan alat ATCS  ini sifatnya lebih  memberikan pelayanan, pengendalian dan disiplin pengendara kenderaan bermotor. Jadi tidak menyangkut masalah sekuriti, sebab yang terkait dengan sekuriti adalah aparat kepolisian.

Sementara itu Kadis Perhubungan Renward Parapat menjelaskan, saat ini alat ATCS telah dipasang di 19 persimpangan di inti Kota Medan. Pengadaan alat itu menggunakan dana dari APBN Tahun Anggaran 2012 sebesar Rp3 miliar dan APBD Kota Medan Tahun Anggaran 2012 sebesar Rp4.337.725.000.

“Kita harapkan pemasangan alat ATCS ini mampu membantu pengaturan kelancaran arus lalu lintas di Kota Medan. Namun secanggih apapun alat yang dipasang tetapi tidak dibantu disiplin masyarakat, maka tidak ada gunanya. Jadi kita harapkan  adanya disiplin para pengguna jalan,”  ujar Renward seraya menambahkan akan segera membenahi marka-marka jalan guna mendukung kelancaraan pengoperasian alat ATCS tersebut.

Untuk Tahun 2013, Renward mengaku akan melakukan penambahan alat ATCS. Berdasarkan hasil studi yang telah dilakukan, akan dilakukan penambahan sekitar 30 titik persimpangan lagi. Pemasangan 30 alat ini akan menggunakan dana APBN dan APBD Kota Medan. Dana dari APBN, biaya diperkirakan Rp5 miliar untuk 13 persimpangan. Sedangkan APBD Kota Medan, biaya diperkirakan Rp6 miliar untuk 17 persimpangan.

“Setelah seluruh alat ini kita pasang, kita lihat dan evaluasi perkembangan selanjutnya. Meski demikian saya perkirakan, jika sampai Tahun 2013 pemasangan bisa terealisasi seluruhnya, maka ini sudah cukup baik. Sebab, terlalu jauh pun jarak dari simpang dengan simpang lainnya  akan menyebabkan susah melakukan pengontrolannya,” paparnya. (BS-024)

Tags
beritaTerkait
Konflik di Hermes, Pemko Medan Perlu diajak Bicara
Granat Kota Medan Dukung Pemko dan DPRD Tambah Anggaran Kepolisian
Kabid Angkutan Darat Dinas Perhubungan Kota Binjai Dicopot
Meski Sudah Dijaga, Truk Bertonase Tinggi Tetap Lolos Lewati Jalanan Kota Binjai
Langgar Aturan Selama Libur Lebaran, Pejabat ASN Pemko Medan Akan Dikenakan Sanksi
BNNK, Dishub dan Polres Binjai Lakukan Tes Urin Terhadap Supir Bus
komentar
beritaTerbaru
hit tracker