Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Masyarakat Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, menyebutkan semua keluh-kesahnya kepada Anggota DPRD kota Medan Fraksi Gerindra, H Waginto ST MT. Pasalnya, di wilayah mereka, persoalan narkoba, tanah wakaf, drainase hingga longsor masih santer terdengar.
Salah seorang warga mengatakan, kawasan Starban, dan Polonia kerap dicap sebagai sarang narkoba. Oleh karenanya, sejumlah warga Polonia meminta kesediaan Waginto untuk membantu menangani permasalahan ini. Hal ini sebab Waginto adalah anggota dewan dari daerah pemilihan (dapil) Medan Polonia dan sekitarnya.
"Saya menjawab, koordinasi telah berulang kali kita lakukan dengan pihak kepolisian dan kepala lingkungan. Kami sudah satu suara untuk komitmen memberantas peredaran dan pemakaian narkoba," ungkap Waginto, Jumat (17/06/2016).
Baca Juga:
Sementara itu, masyarakat lain soalkan tentang tanah wakaf yang kian sempit. Malah kini kondisinya sudah timpa-menimpa. Menanggapi hal itu, Waginto terlihat santai menenangkan warganya.
Dia mengatakan, pemerintah kota Medan telah menyediakan sekitar 14 hektare di kawasan Medan Tuntungan untuk mengatasi persoalan tanah perkuburan muslim. "Kami juga meminta setiap kelurahan disediakan dua ambulan di setiap kelurahan. Ambulan TPU Terpadu namanya," tambah Waginto.
Baca Juga:
Menurut Waginto, warga di sekitar daerah pemilihannya juga mempertanyakan tentang keseimbangan pembangunan di Starban kiri dan kanan. Mulai perbaikan drainase hingga pembangunan juga insfrastruktur.
"Saya menjadikan beberapa prioritas, yakni infrastruktur di titik terdekat. Agar masyarakat tidak merasa terkucil atau dibeda-bedakan. Lalu soal DAS, banjir, dan tanah wakaf akan saya perjuangankan," pungkasnya. (BS03)
Tags
beritaTerkait
komentar