Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Kondisi jalan provinsi di Kabupaten Langkat sepanjang 150,10 km di akhir tahun 2015 85,52% dalam kondisi mantap. Pada tahun ini, pemerintah berencana melakukan peningkatan dan pemeliharaan enam ruas jalan di Langkat dengan alokasi Rp 56,33 milyar. Diharapkan pada tahun 2016 ini persentase jalan mantap Provinsi di Langkat meningkat.
Hal itu disampaikan Gubernur Sumatera Utara H T Erry Nuradi saat melakukan kunjungan Tim Safari Ramadhan Pemprov Sumut di Kabupaten Langkat, awal pekan ini. Safari Ramdhan yang dihadiri Bupati Langkat Ngogesa Sitepu berlangsung di kediaman Bupati Langkat.
Gubsu menjelaskan panjang jalan Provinsi di Kabupaten Langkat sepanjang 150,10 km dari total panjang jalan provinsi sepanjang 2.686 km. “Kondisi kemantapan jalan provinsi pada akhir tahun 2015 adalah 76,11%, dan syukur alhamdulillah, kondisi jalan provinsi di Kabupaten Langkat lebih baik, yaitu 85,51% kondisinya mantap,”ujar Gubsu.
Baca Juga:
Gubsu mengatkan kondisi jalan Provinsi di Langkat diharapkan semakin meningkat dengan rencana proyek peningkatan dan pemeliharaan pada enam ruas jalan. Ke enam ruas jalan tersebut adalah peningkatan jalan Jurusan Kuala Timbang Lawan sepanjang 4 km dengan alokasi Rp 19,137 milyar, peningkatan jalan jurusan batas Binjai-Kuala sepanjang 2 km dengan aloikasi 9,638 milyar, peningkatan jalan jurusan Tanjungpura-Tanjung Selamat sepanjang 2 km dengan alokasi Rp 7,198 km.
Kemudian peningkatan jalan jurusan Tanjung Selamat-Namu Unggas-Tangkahan sepanjang 1,5 km senilai Rp 5,240 milyar, pemeliharaan berkala jalan Simpang Pangkalan Susu-Pangkalan Susu sepanjang 2km dengan nilai Rp 7,912 milyar dan peningkatan jalan provinsi jurusan Namo Ukur-Batas Karo sepanjang 2km senilai Rp 7,206 milyar.
Baca Juga:
Gubsu menjelaskan untuk ruas jalan Namo Ukur –Batas Karo, masih terkendala dengan pinjam pakai Kawasa Taman Nasional Gunung Leuser sepanjang 4 km. Berdasarkan hasil kunjungan DPRD Provsu pada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, pihak Kementerian setuju untuk pinjam pakai tersebut. Bila izin pinjam pakai dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sudah ada, maka Dinas Binamarga akan memprogramkan sisa yan belum tertangani sepanjang 4 km.
Sedangkan untuk ruas jalan Kuala-Timbang Lawang, ruas jalan ini sangat strategis melayani transportasi ke kawasan wisata Bahorok. Dikatakan Gubsu, Pemprov Sumut konsisten mulai TA 2014, 2015 dan 2016 terus melakukan penanganan peningkatan ruas jalan ini untuk mendukung program pengembangan wisata. Denganadanya kegiatan TA 2016 sepanjang 4 km, lanjut Gubsu, maka jalan rusak pada ruas jalan ini diperkirakan tinggal 6-7km dan akan ditampung pada tahun anggaran 2017.
Selanjutnya, Gubsu menjelaskan, untuk Tanjung Selamat-Namu Unggas-Tangkahan yang merupakan jalan lintas menuju kawasan wisata andalan Sumut yaitu Kawasan Ekowisata Tangkahan. Namun dijelaskannya, kewenangan jalan Provinsi tidak sampai di kawasan wisata Tangkahan, kondisi kalan onderlaag saat ini merupakan jalan kebun PTPN. “Sehingga perlu dilakukan kolaborasi antara provinsi, PTPN dan Kabuaten Langkat untuk kerjasama penanganan jalan ini,” katanya.(BS03)
Tags
beritaTerkait
komentar