Selasa, 28 April 2026

Siap-siap! WNI Gabung ISIS Dicabut Kewarganegaraan

Rabu, 10 Februari 2016 17:55 WIB
Siap-siap! WNI Gabung ISIS Dicabut Kewarganegaraan
Istimewa
Kepala BNPT Komjen Pol Saud Usman Nasution memberikan keterangan kepada wartawan.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Warga Negara Indonesia (WNI) yang bergabung dengan ISIS terancam akan dicabut kewarganegaraannya.

"Maraknya kasus bom membuat kita berencana untuk merevisi UU No 15 Tahun 2003. Dalam revisi itu, WNI yang bergabung dengan ISIS akan dicabut hak kewarganegaraannya," kata Kepala Badan Nasional Penanggulan Terorisme (BNPT)Komjen Pol Saud Usman Nasution di Medan, Rabu (10/2/2016).

Dijelaskannya, UU No 15 Tahun 2003 hingga kiniĀ  hanya mengatur tentang proses penyidikan, penuntutan dan peradilan.

Namun, untuk proses hukum bagi mereka yang terlibat dan turut serta melakukan pelatihan militer belum ada dicantumkan.

"Aspek pencegahan dan rehabilitasi belum ada masuk, seperti da WNI melakukan militer bisa diproses hukum. Inilah yang belum ada dibahas," ungkapnya.

Selain itu, masa penahanan juga perlu diperpanjang. Karena, pemeriksaan terhadap terduga teroris butuh waktu yang cukup lama.

"Masa penahanan tujuh hari. Nah, ini akan kami minta menjadi satu bulan. Kemudian masa penyidikan yang hanya enam bulan, akan kami minta menjadi 10 bulan," jelasnya.

Begitupun, proses revisi undang-undang teroris ini butuh waktu.

"Semua pihak yang terkait akan diundang untuk membicarakan persoalan ini," pungkasnya. (BS-031)

Tags
WNI
beritaTerkait
Penembakan WNI di Malaysia, Presiden Prabowo Percaya Investigasi akan Transparan
Jenazah WNI Korban Penembakan Aparat Malaysia Tiba di Pekanbaru
PAN Kecam Keras Penembakan WNI di Perairan Malaysia: Langgar HAM
Pemerintah Berhasil Evakuasi Empat WNI dari Gaza
TNI AU Berhasil Emban Misi Kemanusiaan dengan Membawa 14 WNI dari Myanmar
Kantor Atase Pertahanan Indonesia di Myanmar Evakuasi 14 WNI Korban Tindak Pidana Perdagangan Orang
komentar
beritaTerbaru
hit tracker