Selasa, 28 April 2026

Diulosi Penasehat Somba Debata, Ramadhan Diharapkan Terpilih Jadi Wali Kota Medan

Jumat, 20 November 2015 20:48 WIB
Diulosi Penasehat Somba Debata, Ramadhan Diharapkan Terpilih Jadi Wali Kota Medan
Istimewa
Ramadhan Pohan diulosi.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Calon Wali Kota Medan Drs Ramadhan Pohan MIS diharapkan dapat terpilih menjadi Wali Kota Medan. Harapan itu dinyatakan oleh salah seorang Penasehat Somba Debata se-Kota Medan W Siahaan saat mengulosi Ramadhan yang hadir dalam acara martuppol Hotman Leonardo Siahaan SE dengan Ariyani Boru Barus SSi SPd, di Gedung Serbaguna HKBP, Jalan Saudara, Medan, Kamis (19/11/2015).

"Semoga menjadi pemimpin di Medan yang takut akan Tuhan. Kita dukung dan kita doakan untuk terpilih menjadi Wali Kota Medan," ucapnya sembari mengulosi Ramadhan.

Dalam acara itu, pihak keluarga kedua mempelai memberikan kesempatan kepada Ramadhan yang didamping Wakil Ketua Tim Pemenangan Ramadhan-Eddie (REDI) Johnsari Sihaloho untuk menjabarkan visi dan misinya dihadapan ratusan tamu yang hadir.

Ramadhan yang disebut sebagai pasangan pelangi itu menegaskan bahwa keberagaman multi etnis di Medan sudah menjadi barometer di Indonesia. Untuk itulah perlu sosok seorang pemimpin yang dapat mengayomi semua elemen masyarakat yang ada di Medan.

"Kota Medan adalah multikultural. Keberagaman agama dan etnis yang harmoni di Medan menjadi kebanggaan warga Medan. Amang, inang, saya Ramadhan Pohan akan tetap menjaga keberagaman itu dan menjaga nilai-nilai keluhuran di Medan," ucapnya.

Ia juga menegaskan dalam visi misinya, dalam menetapkan para pejabat dari tingkat sekda, kepala dinas, camat, lurah dan kapling, dirinya takkan meminta mahar sepersen pun namun pemilihan para pejabat itu akan dilaksanakan secara tes yang komprehensif dan terbuka tanpa memandang agama dan etnis.

"Saya kemarin bicara-bicara dengan beberapa masyarakat. Mereka mengeluh dengan banyaknya pungutan-pungutan yang tak jelas seperti mau menjadi kepala sekolah saja dimintai Rp60 juta. Mau menjadi kepling juga dimintai uang. Yang mirisnya lagi ada ibu-ibu di Pajak Sutomo mengatakan mau bekerja sebagai tukang sapu saja diminta Rp3 juta. Bayangkan begitu teganya mereka masih meminta bayaran bila masyarakat mau bekerja. Hal inilah yang perlu saya dan Pak Eddie Kusuma Panjaitan benahi Kota Medan ini," ucapnya disambut teriakan "hidup Ramadhan" oleh para tamu.

Sementara itu Johnsari yang mendamping Ramadhan berdiri ditengah-tengah kedua keluarga mempelai dengan mengunakan dua bahasa daerah sekaligus yakni Bahasa Batak Toba dan Bahasa Karo memohon kiranya para keluarga mempelai agar mendukung Ramadhan di Pilkada 9 Desember mendatang. Karena pasangan REDI adalah pasangan pelangi yang mencintai keberagaman.

"Kami memohon kepada keluarga besar agar sudi kiranya memilih Lae kami ini Ramadhan Pohan untuk menjadi Wali Kota Medan. Dan mendapat restu oleh warga Medan untuk memimpin Kota Medan lima tahun kedepan demi perubahan," ucapnya dengan santun dan langsung disambut tepuk tangan oleh para kedua keluarga mempelai.

Seorang keluarga mempelai bermarga Manurung mengatakan visi dan misi Ramadhan sangatlah bagus. Ia mendukung penuh perubahan-perubahan yang bakal dilakukannya bila terpilih kelak.

"Saya salut dengan visi dan misi Bang Ramadhan. Ia memikirkan bagaimana perubahan Kota Medan. Khususnya tentang pungli yang dia bicarakan tadi. Memang amat terasa bagi kami masyarakat kecil ini. Dan kami sangat berharap pada sosok yang betul-betul dapat memberikan perubahan kepada warga Kota Medan," ucapnya. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru
hit tracker