Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Penjabat (Pj) Wali Kota Medan Randiman Tarigan mengajak seluruh camat dan lurah untuk bersama-sama membersihkan wilayahnya dari sampah. Pembersihan sampah itu dilakukan dengan melibatkan seluruh kepala lingkungan. Di samping itu sebagai ujung tombak Pemko Medan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, camat dan lurah juga harus terus memberikan pencerahan kepada masyarakat akan pentingnya hidup bersih.
Demikian disampaikan Pj Wali Kota ketika menggelar pertemuan dengan seluruh camat dan lurah, di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota, Jalan Sudirman, Medan, Kamis (8/10/2015). Jika hal itu dapat dilakukan, Randiman yakin Medan akan bersih dari sampah. Untuk itulah mulai saat ini, camat dan lurah dimintanya peduli dan ikut turun tangan menangani sampah.
Diungkapkan Randiman, kondisi kebersihan saat ini sangat memprihatinkan, sebagai salah satu contohnya di kawasan Jalan Kaswari. Ketika melintasi jalan itu sekitar pukul 07.30 WIB, tak satu pun petugas kebersihan yang terlihat membersihkan jalan. Akibatnya, kawasan Jalan Kaswari dipenuhi sampah berserakan.
Randiman yakin kondisi yang serupa juga terjadi di kawasan lainnya. Untuk itu mantan Kadispenda Kota Medan itu meminta camat dan lurah harus turun tangan membersihkan sampah dan tidak hanya menggantungkan kepada Dinas Kebersihan. Apalagi camat dan lurah telah dilengkapi dengan sarana pendukung sepertui mobil pick-up maupun becak bermotor pengangkut sampah.
“Saya yakin jika kita semua mau, persoalan sampah dapat secepatnya diatasi. Jadi kita bekerja harus dengan hati dan penuh keikhlasan. Sebagai contoh Kota Balikpapan di Kalimantan Timur, sangat bersih sekali. Jangankan sampah, mencari pasir di jalan saja sangat sulit. Itu terjadi karena aparatur pemerintah yang menangani kebersihan mau dan bekerja dengan hati, sehingga kota itu sangat bersih sekali. Ditambah lagi tingkat kesadaran masyarakatnya akan hidup bersih sangat tinggi,” kata Randiman.
Oleh karenanya usai pertemuan ini, mantan Kabag Umut Setdakot Medan ini meminta camat dan lurah untuk action. Dia secepatnya akan memanggil Dinas Kebersihan untuk mensinergikan masalah ini, sehingga persoalan sampah dapat diatasi. Setelah itu Randiman akan mendatangi satu persatu kecamatan maupun kelurahan, guna memastikan apakah camat dan lurah sudah turun membersihkan wilayah masing-masing.
“Saya tidak akan bilang, tiba-tiba saya sudah berada di wilayah saudara. Saya hanya mengingatkan saudara-saudara semua, saya akan lebih banyak di lapangan. Waktu saya hanya 3 jam saja di kantor, selebihnya saya akan turun langsung ke lapangan. Karena itu saya berharap pertemuan kita ini langsung diaplikasikan di lapangan,” tegasnya.
Selain kebersihan, Randiman meminta camat dan lurah untuk mengajak warga menanam pohon di halaman masing-masing. Apabila seluruh warga melakukannya, Randiman pun optimis keinginan menjadikan Medan Go Green dapat terwujud. Jika anggaran untuk penyediaan bibit tanaman tidak ada, mantan Kasi Reklame Dinas Pertamanan itu siap menyediakan bibit dengan biaya pribadi.
Selanjutnya, Randiman meminta camat dan lurah untuk segera mendata lampu penerangan jalan yang mati di wilayah masing-masing. Dia meminta data itu secepatnya disampaikan, sebab tidak sedikit jalan di Kota Medan yang gelap gulita akibat lampu penerangan jalannya mati. Tak pelak kondisi itu menyebabkan rentannya aksi kriminal, terutama para begal sehingga sangat meresahkan masyarakat.
“Anggaran perawatan lampu jalan cukup besar, tentunya cukup untuk mengatasi lampu penerangan jalan yang mati,” paparnya.
Setelah itu Randiman me-warning camat dan lurah untuk tidak pernah sekalipun mempersulit warga yang melakukan pengurusan masalah administasi. Dia ingin camat dan lurah beserta seluruh jajarannya memberikan pelayanan terbaik kepada warga. Randiman yakin, jika pelayanan yang diberikan memuaskan, tanpa diminta warga pun akan memberinya.
“Jadi saya ingatkan, jangan pernah sekalipun mempersulit warga,” tegasnya.
Di penghujung arahannya, Randiman mengajak camat dan lurah untuk terus bekerja keras dan memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat. Meski jabatan yang diembannya singkat, Randiman ingin membuat wajah Kota Medan berubah dan memiliki marwah kembali. Saat ini dia melihat Kota Medan sudah jauh tertinggal dari kota-kota lainnya di Indonesia, salah satunya Surabaya.
“Padahal dulu Pemko Surabaya sempat studi banding dan berguru dengan Pemko Medan untuk membangun kotanya. Sekarang kita sudah jauh tertinggal. Untuk itu saya mengajak seluruh camat dan lurah bahu membahu mengembalikan marwah Kota Medan. Jika kita semua mau dan terus menjalin kebersamaan, insya Allah Kota Medan kembali bermarwah,” pungkas Randiman. (BS-031)
Tags
beritaTerkait
komentar