Jumat, 01 Mei 2026

Mengadu ke DPRD Medan, Warga Perumahan J City Keluhkan Portal dan Pengutipan Parkir

Kamis, 20 Agustus 2015 18:08 WIB
Mengadu ke DPRD Medan, Warga Perumahan J City Keluhkan Portal dan Pengutipan Parkir
Istimewa
Ketua Komisi C DPRD Medan Salman Alfarisi foto bersama perwakilan warga perumahan J City.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Warga kompleks perumahan J City di Jalan Karya Wisata, Kelurahan Pangkalan Mahsyur, Kecamatan Medan Johor mendatangi gedung DPRD Medan. Mereka keberatan atas pemasangan portal dan pengutipan parkir bagi tamu yang masuk komplek. Parkir ini dikutip oleh pihak Secure Parking yang bekerja sama dengan pengelola perumahan Bursa Property.

Adapun perwakilan warga kompleks, di antaranya, Ali Nafiah Harahap, Syafril, Hartono, Sonoib, M Ikhwan dan Devin. Mereka diterima oleh Ketua Komisi C DPRD Medan Salman Alfarisi, Kamis (20/8/2015).

Ali Nafiah memaparkan, warga sangat keberatan dengan keberadaan portal yang menghalangi pintu masuk ke kompleks. Sebab portal itu menyebabkab kemacetam tiap pagi dan sore hari. Selain itu pungutan biaya parkir bagi kerabat keluarga mereka juga dinilai berlebihan.

Ali menambahkan, parkir diterapkan di sekitar kawasan bisnis pakaian yang ada di komplek itu. Besaran biaya parkir yakni Rp1.000 per 12 jam untuk roda dua dan Rp2.000 per 12 jam untuk roda empat. Pengutipan dilakukan sejak 18 Agustus kemarin.

"Masa keluarga kita yang ingin berkunjung ke rumah harus dikutip parkir. Portal itu juga membuat kemacetan dan buat warga jadi tidak nyaman. Ini mungkin yang pertama ada di Medan," sebutnya.

Menyahuti keluhan tersebut, Ketua Komisi C DPRD Medan Salman Alfarisi langsung menelepon Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Medan Wirya Alrahman. Ia menanyakan perizinan pemasangan portal dan adanya kutipan bagi tamu yang masuk ke dalam kompleks.

Salman menyebut, bila terbukti pemasangan portal dan pengutipan parkir itu tak memiliki izin, pihak DPRD akan meminta Dishub dan Satpol PP melakukan pembongkaran peralatan Secure Parking. 

"Karena ini sudah meresahkan warga komplek. Manajemen Secure Parking, pengelola J City, warga komplek dan perangkat pemerintah di sana akan kita panggil dan dipertemukan untuk membicarakan ini," urai politisi PKS ini. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
Diteror Bunuh OTK, Rajudin Minta Kecurangan Dunia Pendidikan di Medan Direspon Semua Pihak
Poldasu Belum Terima Laporan Terkait Teror Kepada Anggota DPRD Medan
Demo di Tengah Jalan, Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan Redam Emosi Pedagang Aksara
Lapak Terbakar, Pedagang Aksara Jualan di Pinggir Jalan
Tiga Instansi Pemko Tak Hadir, Rapat Pansus Kepling Dibatalkan
Anggota Komisi C DPRD Medan Setuju Pembentukan Pansus Aksara
komentar
beritaTerbaru
hit tracker