Minggu, 14 Juni 2026

IMAMI Usulkan Souvenir Melayu Jadi Oleh-oleh Khas Medan

Rabu, 22 April 2015 18:09 WIB
IMAMI Usulkan Souvenir Melayu Jadi Oleh-oleh Khas Medan
Walikota Medan Dzulmi Eldin menerima audiensi PKD IMAMI Sumut. (Ist)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Walikota Medan Dzulmi Eldin menerima audiensi Pengurus Koordinator Daerah Ikatan Mahasiswa Melayu Indonesia (PKD IMAMI) Sumatera Utara (Sumut) di Rumah Dinas Walikota, Jalan Sudirman, Medan, Selasa (21/4/2015). 

Selain bersilaturahmi, kunjungan itu dilakukan untuk mengusulkan agar dibuat souvenir khas Melayu yang akan menjadi oleh-oleh bagi para wisatawan lokal maupun mancanegara pada saat mengunjungi Ibukota Provinsi Sumut ini.

Pengurus PKD IMAMI Sumut yang hadir diantaranya Ketua Dewan Pembina Syafrizal Elbatubara, Ketua  Umum Bob Fariandy, Wakil Ketua Syarifuddin, Sekretaris Jasmi Assayuti, dan Bendahara Ruzzan. 

Menurut Syafrizal, Kota Medan sampai saat ini tidak memiliki souvenir berciri khas Melayu.

Dicontohkannya, Yogyakarta dan Solo memiliki baju batik yang menjadi ciri khas. Kemudian Madura juga  memiliki ckiri khas kaos garis-garis merah dan putih  yang identik dikenakan penjaja sate. Begitu juga dengan Jakarta, memiliki pakaian khas Betawi. Sedangkan Kota Medan sebagai Tanah melayu, tidak memiliki pakaian khas yang dapat dijadikan souvenir bagi wisatawan yang datang.

"Atas dasar itulah kami datang kemari menghadap Bapak Walikota. Semoga Pak Wali dapat merealisasikannya. Apalagi setelah Pak Wali terpilih kembali menajdi Walikota Medan Periode 2015-2020.Dengan demikian setiap kali wistawan yang datang, mereka tidak kesulitan untuk mendapatkan souvenir ciri khas Melayu di Kota Medan," kata Syafrizal.

Selain sopuvenir khas Melayu, Ketua Umum PKD IMAMI Bob Friandy Sumut juga mengutarakan rencana mereka menggelar seminar yang mengupas tentang masalah budaya Melayu maupun seminar mengenai narkoba. Dia berharap Walikota mendukung kegiatan ini, sehingga  seminar  memberikan manfaat besar.

Walikota sangat mengucapkan terima kasih atas usulan yang disampaikan PKD IMAMI Sumut dan coba ditindaklanjuti. Selanjutnya terkait dengan seminar yang akan dilakukan, Eldin berharap agar tidak sekadar seremonial. Diharapkannya seminar itu bisa memberikan manfaat yang besar, terutama bagi masyarakat Melayu.

"Saya berharap PKD IMAMI Sumut harus mengutamakan program yang menyentuh langsung masyarakat. Dengan demikian masyarakat bisa merasakan langsung manfaat dari program yang dibuat tersebut. Jangan membuat program yang sifatnya hanya seremonial," ungkap Walikota. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
Yayasan Haji Maming Siapkan Makam untuk Tenaga Medis yang Gugur karena Corona
Plt Walikota Medan Ingin Imami Jadi Wadah Pembinaan Generasi Muda
komentar
beritaTerbaru
hit tracker