Sabtu, 27 Juni 2026

Program Pemberantasan Penyakit Masyarakat di Medan Tidak Berjalan

Kamis, 16 April 2015 22:20 WIB
Program Pemberantasan Penyakit Masyarakat di Medan Tidak Berjalan
Ilustrasi. (Google)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpol dan Linmas) Pemerintah Kota (Pemko) Medan mendapat aggaran sebesar Rp1.007.655.400 yang ditampung dalam APBD 2014 untuk program peningkatan pemberantasan penyakit masyarakat (Pekat). Namun program tersebut tidak dijalankan.

Hal ini terlihat dari laporan Kepala Badan (Kaban) Kesbangpol dan Linmas Ceko Wakhda Ritonga SH pada rapat pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Walikota Akhir Tahun Anggaran 2014 di Ruang Badan Anggaran (Banggar) Gedung DPRD Medan, Jalan Maulana Lubis, Medan, Kamis (16/4/2015).

Dalam rapat yang dipimpin Ketua Pansus LKPj HT Bahrumsyah SH itu, Ceko memaparkan untuk program peningkatan pemberantasan Pekat di Kota Medan TA 2014 sebesar Rp1.007.655.400.00.

Rinciannya, penyuluhan pencegahan peredaran/penggunaan minuman keras dan narkoba Rp332.655.400, penyuluhan pencegahan peredaran uang palsu Rp75 juta, penyuluhan pencegahan dan penerbitan aksi premanisme Rp75 juta.

Penyuluhan pencegahan praktik perjudian Rp75 juta, penyuluhan pencegahan eksploitasi anak dibawah umur Rp75 juta, serta penyuluhan hukum terpadu kenakalan remaja Rp300 juta.

Menyikapi hal tersebut, Anggota Pansus Rajudin Sagala menilai kinerja Kesbangpol dan Linmas Pemko Medan kurang maksimal, sebab angggaran tersedia, namun pelaksanaannya tidak ada. Ini terbukti dari realisasi laporan pengawasan anggaran definitif per kegiatan yang dibacakan Kepala Badan Kesbangpollinmas tersebut tertulis nol, alias tidak ada.

"Seharusnya kalau memang sudah dianggarkan ya harus dijalankan, ini menunjukkan Kesbangpol dan Linmas Pemko Medan tidak bekerja secara maksimal, karenanya diminta kepada Walikota Medan untuk lebih menguatkan aparatur Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemko Medan, agar program yang sudah dianggarkan tersebut benar-benar dapat dijalankan," ujar Rajudin kepada wartawan usai rapat.

Padahal lanjut Bendahara Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) DPRD Medan yang duduk di Komisi C ini, program tersebut sangat dibutuhkan masyarakat, apalagi akhir-akhir ini tindak kejahatan di Kota Medan semakin meningkat, baik itu dalam bentuk kenakalan remaja, pemakaian dan penyalahgunaan narkoba, perjudian, pristitusi, eksploitasi anak di bawah umur dan lainnya.

"Dengan adanya pembekalan dari Kesbangpol dan Linmas, paling tidak ada sedikit rasa aman dan nyaman yang dirasakan para orang tua, sebab anak-anak telah dibekali pemahaman tentang bahayanya tidak kejahatan tersebut," katanya.

Walaupun pengaruhnya tidak sampai 100 persen, kata Rajudin, namun paling tidak ada upaya untuk menekan angka kriminilitas yang dilakukan oleh pihak Pemko Medan, artinya ada upaya yang dilakukan oleh pihak Kesbangpol dan Linmas terhadap orang tua, karena selama ini ada kesan semacam pembiaran para orang tua terhadap anak-anak disekitarnya, yang penting bukan anaknya ya sudah, kata Rajudin.

Karena faktanya sampai saat ini program pencegahan dan pemberantasan kejahatan di Medan masih belum berjalan, pemko kurang memperhatikan persoalan yang sebenarnya cukup urgen tersebut.

Anehnya program serupa juga ada di SKPD lain, seperti di Dinas Kesehatan, Dinas Pemuda dan Olahraga serta sejumlah SKPD lainya di Pemko Medan yang juga menganggarkan program yang sama, namun realisasinya di lapangan tetap sama saja, terbukti angka kriminilitas di Medan terus meningkat, ungkapnya.

Untuk itu anggota dewan yang terpilih dari daerah pemilihan (Dapil) III ini meminta Walikota Medan untuk memaksimalkan kinerja bawahannya, paling tidak dapat merealisasikan program yang menyentuh langsung kepada masyarakat. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
TPS dan PKL Penyebab Kota Medan Gagal Meraih Adipura
Diteror Bunuh OTK, Rajudin Minta Kecurangan Dunia Pendidikan di Medan Direspon Semua Pihak
Poldasu Belum Terima Laporan Terkait Teror Kepada Anggota DPRD Medan
Gagal Rampok Tas Perempuan, Andre Nyaris Tewas Dihakimi Massa
Konflik di Hermes, Pemko Medan Perlu diajak Bicara
PMI Sumut Miliki Markas Komprehensif dan UTD Modern
komentar
beritaTerbaru
hit tracker