Jumat, 24 April 2026

R-APBD Sumut 2015 Defisit Rp5 Miliar

Senin, 01 September 2014 16:17 WIB
R-APBD Sumut 2015 Defisit Rp5 Miliar
Ilustrasi. (Google)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menyampaikan Ranperda Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (R-APBD) Provinsi Sumut Tahun Anggaran 2015 kepada DPRD Sumut.

Penyampaian R-APBD 2015 ini dilakukan dalam rapat paripurna dewan yang dipimpin oleh Ketua DPRD Sumut Saleh Bangun di Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Senin (1/9/2014) pagi.

Dalam nota keuangan R-APBD 2015 yang dibacakan Sekda Sumut Nurdin Lubis disebutkan, Pendapatan Daerah Tahun 2015 diproyeksikan sebesar Rp8,674 triliun. Jika dibandingkan dengan APBD murni 2014 sebesar Rp8,488 triliun, mengalami pertambahan sebesar Rp1,86 miliar atau sebesar 2,19 persen.

Sedangkan Belanja Daerah Tahun 2015 diproyeksikan sebesar Rp8,679 triliun. Jika dibandingkan dengan APBD murni 2014 Rp8,526 triliun maka mengalami pertambahan sebesar Rp1,53 miliar atau sebesar 1,80 persen.

Namun Nurdin menyebutkan berdasarkan perbandingan jumlah proyeksi Pendapatan Daerah dengan rencana Belanja Daerah maka pada R-APBD 2015 diperkirakan mengalami defisit anggaran sebesar Rp5,105 miliar.

Sementara Pembiayaan Daerah pada anggaran Tahun 2015 bersumber dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya (Silpa) dialokasikan sebesar Rp5,105 miliar. Jika dibandingkan dengan estimasi pada APBD murni Tahun 2014 sebesar Rp37,657 miliar mengalami penurunan sebesar Rp32 miliar.

Sementara itu melalui juru bicaranya Washington Pane, Badan Anggaran DPRD Sumut menyatakan defisit anggaran yang dialami Pemprov Sumut dalam R-APBD 2015 dikarenakan masih tingginya rancangan Belanja Daerah bila dibandingkan dengan proyeksi Pendapatan Daerah yang diterima.

Badan Anggaran menyatakan, untuk menutupi defisit anggaran tersebut maka diambil dari silpa sebesar Rp5,105 miliar. Dengan adanya defisit anggaran ini, Banggar DPRD Sumut juga meminta kedepannya Pemprov Sumut berusaha memaksimalkan pendapatan dari PAD maupun dana perimbangan.

Rapat paripurna dalam rangka Pembahasan Ranperda R-APBD Sumut 2015 ini ditunda hingga Selasa (2/9/2014) dalam rangka mendengarkan pemandangan fraksi-fraksi. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
RAPBN 2016: Indonesia Defisit Rp273,2 Triliun
Perampokan Uang Rp5 Miliar Direncanakan Sepekan Sebelumnya
Dukun Langkat Terlibat Perampokan Uang Rp5 Miliar
Polisi Bekuk 11 Perampok Uang Rp5 Miliar
Polresta Medan Bentuk 5 Tim Buru Perampok Uang Rp5 Miliar
PLN Defisit 279 MW, Listrik Padam
komentar
beritaTerbaru
hit tracker