Senin, 27 April 2026

Penertiban Pedagang Kaki Lima Pasar Petisah Medan Berlangsung Ricuh

Jumat, 11 Juli 2014 20:45 WIB
Penertiban Pedagang Kaki Lima Pasar Petisah Medan Berlangsung Ricuh
Penertiban pedagang kaki lima Pasar Petisah. (Ist)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Seratusan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Medan menertibkan pedagang kaki lima yang berjualan di pinggir jalan seputaran Pasar Petisah, Medan, Jumat (11/7/2014). Penertiban sempat  ricuh, sebab para pedagang melawan petugas.

Selain berusaha mempertahankan tenda yang akan dibongkar, pedagang pun sempat menghujani petugas Satpol PP dengan batu. Meski demikian  petugas Satpol PP pun tidak gentar, penertiban terus dilakukan dipimpin langsung Kasatpol PP Medan M Sofyan.

Satu per satu tenda para pedagang diangkut dengan menggunakan 1 unit truk. Walaupun para pedagang berusaha sekuat tenaga mempertahankan tenda namun tetap saja berhasil diamankan petugas satpol PP.

Sebelum melakukan penertiban, seratusan petugas Satpol PP dibantu beberapa personel Denpom  menggelar apel persiapan di halaman Gedung Dharma Wanita Medan. Dalam arahan singkatnya, Sofyan minta lebih mengutamakan pendekatan persuasif.

Jika upaya itu gagal barulah dilakukan tindakan refrensif. Usai apel persiapan, Sofyan bersama anggotanya langsung bergerak menuju Jalan Nibung Utama.

Sejumlah pedagang menolak untuk memindahkan tenda dagangannya yang telah memakan badan jalan. Meski telah diberi penjelasan tindakan menyebabkan terjadinya kemacetan tidak ditanggapi, Sofyan pun memerintahkan anggotanya membongkar tenda.

Beberapa pedagang berusaha mempertahankan tenda dengan memeluk besi sekuat tenaga. Berhubung jumlah petugas Satpol PP cukup banyak, upaya tersebut sia-sia. Petugas Satpol PP berhasil merebut dan mengamankannya dalam truk.

Penertiban terus dilanjutkan, tenda pedagang yang beridiri memakan badan jalan langsung dibongkar. Untuk menghadang aksi penertiban, sejumlah pedagang wanita berusaha menghadang.

Selain memprotes keras penertiban yang dilakukan, mereka juga tak henti-hentinya mengumpat para petugas Satpol PP. Aksi itu ternyata tidak mampu menghentikan proses penertiban, petugas satpol PP terus membersihkan badan jalan dari tenda milik pedagang.

Malah sejumlah pakaian jualanan pedagang tidak luput diangkut petugas Satpol PP. Tidak terima barang dagangannya diamankan, salah seorang wanita paro baya nekat menaiki truk Satpol PP yang tengah berjalan.

Sambil melontarkan ucapan sumpah serapah, dia pun merebut kembali pakaian jualanannya yang sempat diamankan tadi. “Kalian memang tidak punya perikemanusian, orang cari makan digusur seperti ini,” teriak wanita itu sambil melemparkan pakaian jualanannya dari atas truk.

Kasatpol PP Kota Medan Sofyan mengatakan awalnya pihaknya sudah memberitahukan baik-baik kepada pedagang untuk mundur. Tapi, saat diminta mundur, mereka malah melawan petugas.

"Mereka sudah kita suruh mundur. Teman-teman media lihat sendiri. Jalan di kawasan ini, macet akibat padat. Padat terjadi akibat beberapa PKL ini yang berjualan hampir ke pinggir jalan. Sekarang, kepentingan jalan lancar untuk seratus orang atau kepentingan beberapa pedagang PKL saja yang kita prioritaskan. Pasti kepentingan orang banyak prioritas kita kan," tegasnya. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
Pertamina Beberkan Cara Atur Penyaluran Solar Subsidi yang Mau Ditertibkan
Penertiban Pedagang dan Monitoring Arus Lalu Lintas di Sekitar Kota Gunungsitoli
Pj Gubernur Sumut Pimpin Langsung Penertiban Baliho Tidak Berizin
Penertiban Tambang Emas Ilegal di Madina Sempat Mendapat Perlawanan dari Warga
Pemko Medan bersama Bawaslu dan KPU Mulai Tertibkan Alat Peraga Kampanye
Penertiban APK Dimulai 24-26 November 2024, Pemko Medan Harap Semua Pihak Saling Berkolaborasi
komentar
beritaTerbaru
hit tracker