Selasa, 28 April 2026

Wamen ESDM Setujui Pembangunan Kilang LNG Mini di Sumut

Selasa, 18 Maret 2014 23:25 WIB
Wamen ESDM Setujui Pembangunan Kilang LNG Mini di Sumut
Ilustrasi. (Google)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Wakil Menteri Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) Susilo Siswoutomo dalam kunjungan kerjanya ke Sumatera Utara (Sumut) menemui Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho. Dalam pertemuan ini selain membahas krisis listrik, Wamen juga menyetujui pembangunan kilang LNG Mini untuk untuk mengatasi krisis gas industri di Sumut.

Pembahasan soal listrik dan gas serta kondisi energi Sumatera Utara berlangsung di Medan, Selasa (18/3/2014). Pada pertemuan ini Gubernur Sumut didampingi Asisten I Perekonomian dan Perencanaan Sabrina, Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Sumut Binsar Situmorang, Bagian Pejualan dan Administrasi PT PGN Mega Pratiwi, Kartini Teti serta Bagaian Operasi Pemeliharaan SBU 3 PT PGN Romel Manurung.

Wamen ESDM Susilo Siswoutomo menjelaskan, kedatangannya ke Sumut untuk melakukan identifikasi masalah energi yang terjadi di Sumut. Selain itu, kedatangannya juga agar mengetahui bagaimana soal pasokan gas dan bagaimana distribusinya. Setelah itu, semua hasil identifikasi akan dibawa ke Jakarta dan dilakukan percepatan serta dicari bagaimana solusinya.

"Kalau permintaan Gubernur Sumut apakah gas terapung yang ada di Lampung bisa dikembalikan lagi ke Sumut, itu tidak mungkin karena Provinsi Lampung sudah hampir rampung persiapannya," ujarnya.

Kepada Wamen, Gubernur Sumut menjelaskan kebutuhan gas di Sumut saat ini mencapai 220 MMSCFD sementara pasokan yang ada hanya 9 MMSCFD. Menurutnya ketersediaan gas dan kebutuhan gas di Sumut sangat jomplang, dari 9 MMSCFD ke 220 MMSCFD sangat jauh.

Dia mengandaikan, kalau saja Sumut ada 12 MMSCFD yang diharapkan dari Kabupaten Langkat sudah lumayan. Sementara di Kabupaten Labuhan Batu Utara (Labura) gas yang dipasok baru tahap eksplorasi. Belum lagi gas di Arun yang notabene dijanjikan Pertagas rampung akhir 2014.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sumut Sabrina mengaku memang pada saat pertemuan dengan Wamen ESDM, Pemprov Sumut meminta agar gas yang ada di Lampung dipulangkan lagi ke Sumut. Sayangnya, Wamen ESDM menyatakan tidak mungkin lagi karena persiapan di Lampung sudah hampir rampung. Padahal, gas terapung itu menghasilkan gas 240 MMSCFD.

"Gubernur Sumut sudah bilang ke Pertagas jangan memberikan janji-janji saja. Khawatirnya sudah dikatakan akhir 2014 siap, tapi nanti seperti PLN yang gak sesuai dengan dijanjikan," ujar Sabrina

Selain persoalan gas, keluhan yang disampaikan juga berupa byar pet akibat defisit energi listrik. Dalam pertemuan itu terungkap ada dua hal yang jadi problem soal listrik seperti izin perusahaan swasta untuk mikro hidro yang belum beroperasi. Kendala listrik mikro hidro, ternyata setelah dicari tahu, problemnya karena perusahaan belum menemukan founding yang siap membiayai dan perihal ketidakcocokan harga.

"Harga jual yang penting apakah ditentukan pemerintah atau swasta. Untuk mengantisipasi soal gas itu, Wamen ESDM sudah menyetujui pembangunan kilang LNG Mini agar pasokan gas tetap terjaga dan hasil kunjungan Wamen ESDM ini akan dibawa ke Jakarta untuk dibahas," ucapnya. (BS-021)

Tags
beritaTerkait
Sempat Ditunda, Penerbangan Tujuan Bandara Silangit Kembali Normal
IMM Desak Kapolda Sumut Mundur
Gubsu dan Pangdam Layat Korban Tewas Bentrok di Karo
Pemerintah Pusat Beri Perhatian Besar di Sumut, Masyarakat Diminta Jaga Stabilitas Keamanan
Pasca Kerusuhan Tanjung Balai, Gubsu Imbau Perkuat Koordinasi Lintas Agama
Pemda Tanah Karo Diminta Tegas Selesaikan Masalah Relokasi Pengungsi
komentar
beritaTerbaru
hit tracker