Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Panyabungan, (beritasumut.com) – Anggaran untuk penyiraman tanaman kota diduga dikorupsi oknum Kepala Bidang Kebersihan dan Pertamanan Badan Lingkungan Hidup dan Kebersihan Pertamanan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Firman Lubis.
Pantauan wartawan, Ahad (2/6/2013), tanaman di pulau jalan sekitar 10 km di inti Ibukota Kabupaten Madina, Panyabungan, terlihat sudah mulai layu. Bahkan sudah mulai mati diduga akibat tidak pernah disiram.
Berdasarkan penelusuran, anggaran untuk penyiraman pulau jalan (trotoar) ditampung pada APBD Madina yang diposkan di BLHKP tepatnya di Bidang Kebersihan dan Pertamanan. Namun diduga anggaran untuk penyiraman tanaman kota tersebut digunakan untuk memperkaya diri sendiri.
Berdasarkan data yang dihimpun wartawan, anggaran untuk penyiraman pada Februari sebesar Rp9.730.000, Maret Rp12.400.000, April Rp12.600.000 dan Mei Rp13.600.000. Dana tersebut setiap bulannya digunakan untuk satu orang supir mobil sebesar Rp1,5 juta, satu orang petugas penyiram sebesar Rp1,5 juta, pekerja 2 orang masing-masing sebesar Rp1,5 juta dan minyak mobil tangki 22 liter per hari selama 20 hari kerja setiap bulannya.
Sementara mobil tangki yang digunakan untuk penyiraman tanaman kota sudah lama nonggok di salah satu bengkel di Panyabungan. Pemilik bengkel mengakui sudah lebih dari satu bulan mobil tangki tersebut berada ditempatnya.
Mulai layunya sejumlah tanaman di pulau jalan inti Ibukota Kabupaten Madina akibat tidak pernah disiram. Berdasarkan pengakuan seorang masyarakat yang tidak mau namanya dituliskan, sepengetahuannya tanaman di pulau jalan tersebut tidak pernah disiram.
“Rumah kita kan berada di pinggir jalan, sepengetahuan kita tidak pernah ada penyiraman tanaman tersebut, sehingga tanaman tersebut terlihat layu bahkan dalam waktu dekat ini apabila tidak segera disiram akan menjadi mati,” ujar masyarakat tersebut.
Sementara itu Kabid Kebersihan dan Pertamanan Pemkab Mandailing Natal Firman Lubis yang dikonfirmasi mengatakan penyiraman tanaman kota di Inti Kota Kabupaten Mandailing Natal tetap dilaksanakan.
“Kita tetap melaksanakan penyiraman tanaman pada inti Kota Panyabungan, biasanya kita melakukan penyiraman pada malam hari sekira pukul 20.00 WIB,” jelas Firman.
(BS-026)
Tags
beritaTerkait
komentar