Minggu, 26 April 2026

Dinas Bina Marga Diminta Segera Perbaiki Jalan Berlubang di Medan

Kamis, 30 Mei 2013 11:35 WIB
Dinas Bina Marga Diminta Segera Perbaiki Jalan Berlubang di Medan
Google
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Dinas Bina Marga Kota Medan diminta agar tanggap menyikapi jalan rusak dan berlubang di Kota Medan. Sebelum mendapat giliran pengaspalan hotmix, diharapkan dapat dilakukan peaching (tambal). Sedangkan melalui pembentukan Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Dinas Bina Marga Medan diharapkan dapat merealisasikan perbaikan jalan rusak.
 
Hal ini disampaikan Ketua Komisi D DPRD Medan CP Nainggolan saat melakukan kunjungan kerja ke Dinas Bina Marga Kota Medan, Selasa (28/5/2013). Hadir dalam kunjungan tersebut, Anggota Komisi D Irwan Sihombing, Ahmad Arief, Ahmad Parlindungan Batubara, Parlaungan Simangunsong, Daniel Pinem, Faisal Nasution, Godfried Lubis dan Denni Ilham Panggabean. Rombongan Komisi D diterima Kepala Dinas Bina Marga Khairul Syahnan Harahap bersama Tanwir, Windy dan Zulkifli.
 
Dikatakan Ahmad Arief, Dinas Bina Marga supaya dapat memanfaatkan anggaran di Tahun 2013 sebesar Rp147 miliar untuk pemeliharaan jalan di Medan. Sehingga jalan rusak dan jalan berlubang di Medan dapat diminimalisir.
 
Pendapat yang sama juga disampaikan Ahmad Parlindungan Batubara. Menurutnya masalah jalan rusak di Medan harus menjadi perhatian serius Pemko Medan melalui Dinas Bina Marga. “Jika anggaran Rp147 M tidak mencukupi untuk biaya pemeliharaan jalan di Medan, diharapkan Dinas Bina Marga supaya manambah anggaran. Kita sangat setuju jika anggaran ditambah asal penggunaannya tepat sasaran,” ujar Parlindungan.
 
Selain itu, Ahmad Parlindungan sangat setuju penambahan anggaran di setiap UPT Dinas Bina Marga untuk perawatan jalan berlubang dan drainase. Dengan penambahan dimaksud diharapkan dapat merealisasikan perbaikan jalan berlubang. Begitu juga masalah honor dan uang lembur bagi penggali parit supaya dapat dianggarakan.

Sementara Godfried Lubis menyoroti masalah penempatan ponton (alat pengeruk sungai) di Sungai Babura yang dinilai tidak difungsikan dengan maksimal. Sama halnya dengan pembangunan underpass di Titi Kuning supaya segera diselesaikan. 
 
Sementara itu, menurut penjelasan Kadis Bina Marga kota Medan Khairul Syahnan, dengan anggaran Rp147 M untuk biaya perawatan jalan di Medan dinilai masih sangat minim. Dengan biaya Rp147 M hanya mampu merealisasikan perbaikan jalan berlubang sekitar 30 persen dari keseluruhan panjang jalan di Medan. 
 
Untuk itu, Syahnan berharap agar DPRD Medan dapat mendukung penambahan anggaran di Dinas Bina Marga demi perbaikan pembangunan infrastruktur di Medan. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
Diteror Bunuh OTK, Rajudin Minta Kecurangan Dunia Pendidikan di Medan Direspon Semua Pihak
Poldasu Belum Terima Laporan Terkait Teror Kepada Anggota DPRD Medan
Demo di Tengah Jalan, Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan Redam Emosi Pedagang Aksara
Lapak Terbakar, Pedagang Aksara Jualan di Pinggir Jalan
Anggota Komisi C DPRD Medan Setuju Pembentukan Pansus Aksara
Terkait Kebakaran, Pedagang Dorong DPRD Medan Bentuk Pansus Aksara
komentar
beritaTerbaru
hit tracker