Selasa, 21 April 2026

Laboratorium Pertamanan Medan Jadi Objek Wisata Edukasi

Jumat, 29 Maret 2013 22:56 WIB
Laboratorium Pertamanan Medan Jadi Objek Wisata Edukasi
Ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap MM sangat mengapresiasi sejumlah pembenahan yang tengah dilakukan Dinas Pertamanan Kota Medan terhadap Laboratorium Pertamanan guna mewujudkan keinginan menjadikan Medan sebagai kota bunga. Sebab, Laboratorium Pertamanan ini akan menjadi pusat pembibitan aneka ragam  tanaman penghijauan maupun bunga-bungaan yang akan menghiasi Medan. Selain itu lahan seluas hampir 1 hektare ini juga akan dijadikan sebagai lokasi wisata edukasi, terutama bagi para pelajar.

“Saya sangat mengapresiasi sekali atas pembenahan yang telah dilakukan Dinas Pertamanan terhadap Laboratorium Pertamanan ini. Saya melihat tempat ini sudah jauh berubah dari kunjungan pertama yang saya lakukan beberapa waktu lalu. Tempat ini sekarang lebih tertata  dan sangat strategis menjadi tempat pembibitan aneka tanaman penghijauan dan bunga-bungaan,” kata Walikota  ketika mengunjungi kembali Laboratorium Pertamanan, Jalan Kestria, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, Sumatera Utara, Jumat (29/03/2013).

Selain gapura indah telah berdiri dengan kokoh di depan masuk Jalan Ksatria menuju  Laboratorium Pertamanan, pinggiran jalan yang berbatasan langsung dengan sungai pun terlihat lebih hijau dan  terlihat lebih indah dengan kehadiran sejumlah taman. Di samping itu  di pinggir jalan sebelah kiri sebelum memasuki halaman laboratorium, tampat bangunan seperti  prasasti  bertuliskan Laboratorium Pertamanan yang terbuat dari beton dan sedang dalam tahap finishing.

Namun nilai keindahan tempat ini berkurang karena di tempat itu masih ditemukan tempat pembuatan sampah sementara (TPS) serta beberapa rumah tepas milik sejumlah pekerja, persis di pinggir jalan. Karena itulah Walikota yang hadir didampingi Sekda Ir Syaiful Bahri Lubis, Kadis Pertamanan Ir Zulkifli Sitepu serta sejumlah pejabat, termasuk Kabag Humasy Pemko Medan Budi Hariono STTP MAP segera memerintahkan Camat Medan Sunggal untuk memindahkan TPS serta beberapa rumah tepas tersebut.

“Pindahkan segera TPS dan beberapa rumah itu lebih jauh dari pintu masuk laboratorium. Buat dengan baik sehingga TPS dan rumah itu menjadi lebih menarik dan tidak terkesan kumuh lagi. Setelah itu bekas TPS dan beberapa rumah yang dipindahkan itu dibuat taman agar terlihat lebih indah,” perintahnya.

Setelah itu Walikota memantau kondisi Laboratorium Pertamanan. Dari peninjauan yang dilakukan, dia meliha bekas tumpukan sampah yang masih menggunung masih belum dipindahkan. Untuk itu dia minta kepada Kadis Pertamanan untuk segera memindahkannya. “Yang masih bisa digunakan untuk kompos, tinggalkan dan gunakan untuk memupuk aneka tanaman penghijauan dan bunga. Sedangkan yang tidak bisa dipergunaka, langsung angkat ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA),” ujarnya.

Selanjutnya Walikota menjelaskan, seluruh bibit tanaman penghijauan maupun bunga-bungaan yang ada di Laboratorium Pertamanan akan digunakan sebagai tanaman penghijauan maupun penghias di Kota Medan. Apabila ada tanaman penghijauan maupun bunga-bungaan yang rusak, kering dan layu di pinggir jalan, maka langsung  dibawa ke Laboratorium Pertamanan. Sebagai gantinya diletakkan tanaman penghijauan maupun bunga-bungaan baru dari  Laboratorium Pertamanan.

“Bunga yang rusak, layu maupun kering tadi selanjutnya dirawat di Laboratorium Pertamanan sampai tumbuh dengan normal kembali. Dengan cara seperti ini, maka kita tidak akan menemukan lagi ada tanaman penghijauan maupun bunga-bungaan yang rusak maupun layu di pinggir jalan,” jelasnya.

Selain itu Walikota punya obsesi, jika telah dilakukan pembenahan dan penataan dengan baik, maka Laboratorium Pertamanan akan dibuka untuk umum.  Tempat ini akan dijadikan sebagai objek wisata edukasi bagi para pelajar. Dengan bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kota Medan, para pelajar bisa dibawa ke tempat ini  untuk mempelajari aneka jenis tanaman penghijauan maupun bunga-bungaan yang ada di tempat  tersebut.

Sementara itu Kadis Pertamanan Kota Medan Zulkifli Sitepu menyatakan kesiapannya untuk menjadikan Laboratorium Pertamanan sebagai objek wisata edukasi. Sebab, di tempat itu saat ini terdapat sekitar 18 njenis tanaman penghijauan seperti pohon asam jawa, tanjung, mahoni, jati putih, trembesi, cemara, ketapang, meranti, semangi, pucuk merah. Kemudian terdapat lebih kurang 20 jenis aneka bunga-bungaan diantaranya  bunga anggrek, asoka, melati dan boungenville. “Jumlah tanaman penghijauan maupun bunga-bungaan ini akan kita tambah lagi,” ungkap Zulkifli. (BS-024)

Tags
beritaTerkait
Tersangka Bersama Ramadhan Pohan, Savita Juga Tidak Ditahan
Terkait Pilkada Medan, Ramadhan Pohan Ditangkap Polda Sumut
Wakil Walikota Medan Apresiasi Dhamma Talk Bukan Siapa Siapa
Audiensi dengan Walikota Medan, APSINDO Sampaikan Bidik Limbah Plastik dari TPA
Walikota Medan Lantik Dewan Kesenian Medan Periode 2016-2020
Digertak Wakil Walikota Medan, Anak Remaja Tak Jadi Buang Sampah di Parit Busuk
komentar
beritaTerbaru
hit tracker