Sabtu, 08 Agustus 2026

Dibebankan Rp25 Juta, Bakal Caleg Nasdem Mundur

Kamis, 21 Maret 2013 12:54 WIB
Dibebankan Rp25 Juta, Bakal Caleg Nasdem Mundur
Ist
Bernard Situmorang
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Kebijakan Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Nasdem Medan membebani bakal caleg dengan kontribusi dana minimal Rp25 juta menimbulkan reaksi keras. Politisi Bernard Situmorang SH yang sudah mendaftar sebagai bakal caleg untuk Dapil III Medan terkejut setelah mengetahui kebijakan yang dinilainya tidak sesuai nilai perjualan pembaruan yang selalu dikumandangkan Ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh. 

“Dengan berat hati, saya mengundurkan diri. Bukan saja dari pencalonan, tetapi juga dari keanggota Partai NasDem. Sebagai orang yang telah lama berkecimpung dalam dunia politik, saya menilai kebijakan sangatlah menciderai perjuangan demokrasi dan pembaruan,” ujar Bernard yang sebelum pernah menjabat sebagai Sekretaris PDI Kota Medan di Medan, Kamis (21/03/2013) seraya mengatakan, kalau sekadar uang administrasi pendaftaran itu wajar dan dapat dimaklumi. 

Mantan Anggota DPRD Medan dua periode ini menyatakan, pilihan masuk ke Partai Nasdem justru karena tertarik dengan nilai-nilai restorasi yang selalu dikumandangkan pimpinan partai. Pembebanan ini, menurutnya, tidak sesuai dengan semangat pembaharuan yang seyogiannya harus dijunjung setiap kader di tingkat mana pun. 

“Dulu sewaktu saya masih menjadi pimpinan partai, malah kader yang pantas menjadi bakal caleg  tidak  pernah dibebankan kontribusi dana. Malah partailah yang membantu pembiayaan administrasi dan lain-lain sampai kader itu  resmi  menjadi caleg,” ucapnya.

Bernard mengatakan, pengeluaran setiap caleg tidaklah sedikit. Sebelum masa kampanye, cost politic untuk sosialisasi di dapil bisa mencapai ratusan juta rupiah. Apalagi saat masa kampanye tiba. 

“Kalau belum apa-apa, secara internal kita sudah dibeban, tentu ini sangat memberatkan dan tidak relevan. Apalagi kita juga  berjuang atas nama partai. Besarnya saya di dapil 3, juga merupakan kebesaran partai. Begitu juga sebaliknya,” sebut Bernard. 

Bernard mengaku, sesungguh sangat berat hati menetapkan keputusan ini. Soalnya, jauh-jauh hari secara pribadi dia telah bersosialisasi di kawasan Dapil III Kota Medan. Dia juga meyakini, perjuangan itu akan membuahkan hasil, minimal satu kursi partai Nasdem dari Dapil III Medan untuk DPRD Medan.  “Jika saya jadi caleg, saya yakin itu.” 

Dia juga mengungkapkan, sempat membicarakan masalah ini dengan Sekretaris Partai Nasdem Sumut Anhar Monel. Dalam pembicaraan  melalui ponsel itu, Anhar Monel berjanji akan membantu. Namun, dengan tegas Bernard menolak bantuan itu. 

“Saya katakan, bukan persoalan uang yang utama, namun nilai pembaruan yang harus dijunjung. Dan kalau saya menerima bantuan itu, sama artinya saya membenarkan pembenanan biaya kepada seluruh bakal caleg Partai Nasdem,” tuturnya.

Politisi ini berharap, pengundurannya dirinya menjadi pelajaran bagi pimpinan-pimpinan partai agar benar-benar konsisten dengan perjuangan yang diusung. Tidak menjadikan materi sebagai persyaratan utama menjadi caleg, melainkan kapasitas dan ketokohan kader di tengah-tengah masyarakat. (BS-024)

Tags
beritaTerkait
Masyarakat Apresiasi Program Sosial Caleg Nasdem Ikhwan Lubis
Tanggapi Warga Desa Kubah Sentang Minta Perbaikan Jalan, NasDem Siap Perjuangkan
Sapa Abang Becak Belawan, Rahudman Siap Perjuangkan Medan Utara
Rahudman: NasDem Siap Perjuangkan Pembangunan di Medan Utara
Menuju Kursi DPR RI dari Dapil Sumut 3, Ikhwan Lubis Dapat Nomor Urut 3
 Rahudman Silaturahmi dengan Masyarakat Payalombang
komentar
beritaTerbaru
hit tracker