Sabtu, 02 Mei 2026
Forum Relawan Pemadam Kebakaran dan Bencana Dilantik

Walikota Medan Ajak Masyarakat Siaga Kebakaran

Senin, 18 Maret 2013 21:16 WIB
Walikota Medan Ajak Masyarakat Siaga Kebakaran
Ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap MM mengimbau seluruh masyarakat untuk selalu mewaspadai bahaya kebakaran di lingkungan masing-masing. Selain masyarakat, stakeholder juga harus dilibatkan dalam mencegah terjadinya kebakaran.  Semua pihak dituntut agar selalu waspada terhadap kemungkinan terjadinya kebakaran karena dapat terjadi  kapan dan dimana saja.

Imbauan ini disampaikan Walikota ketika menghadiri upacara peringatan Hari Kesadaran Nasional dan Ulang Tahun ke 94 Pemadam Kebakaran Nasional Tahun 2013 di Lapangan Merdeka, Medan, Sumatera Utara, Senin (18/03/2013). Selain upacara bendera, acara juga diisi dengan atraksi yang memperlihatkan kesiapan seluruh petugas pemadam kebakaran berikut sarana dimiliki Dinas Pencegah dan Pemadam Kebakaran (P2K) Kota Medan dalam memadamkan api. Ditambah dengan penyerahan Surat Kenaikan (SK) Kenaikan pangkat secara simbolis kepada 7 PNS mewakili sekitar 1.595 pegawai di lingkungan Pemko Medan.

“Semua pihak harus selalu siaga dan siap membantu serta mengantisipasi kemungkinan terjadinya kebakaran. Sebab, intensitas kebakaran nomor satu di Kota Medan, sedangkan bencana banjir nomor dua. Tidak seperti daerah lain di Indonesia sesuai dengan isi pidato Bapak Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dalam sambutan Ulang Tahun Pemadam Kebakaran, bahwa intensitas kejadian kebakaran menempati urutan kedua tertinggi setelah banjir berdasarkan data kebencanaan nasional Tahun 2012,”  kata Walikota.

Atas dasar itulah, jelas Walikota, diperlukan kesiapan petugas, sumber daya manusianya, peralatannya serta adanya dukungan dari masyarakat. Salah satu bentuk dukungan masyarakat yang dilakukan dengan membentuk Forum Relawan Kebakaran dan Bencana Kota Medan. Pembentukan Forum Relawan Kebakaran dan Bencana ini merupakan perwujudan dari upaya melibatkan stakeholder dalam membantu dan mengantisipasi terjadinya kebakaran. Jadi marilah terus kita bangun kebersamaan ini dalam rangka meminimalisir terjadinya kebakaran di Kota Medan, harapnya.

Dalam arahannya, Walikota menyampaikan pidato tertulis Mendagri Republik Indonesia Gamawan Fauzi.  Disebutkan peran serta satuan tugas pemadam kebakaran sangat strategis dalam pembangunan perekonomian daerah sebagai perwujudan perlindungan bahaya kebakaran terhadap aset masyarakat, dunia usaha, pemerintah daerah dan aset nasional terhindar dari bencana dan kebakaran.

Kepada seluruh pemda dan stakeholders di Indonesia, Mendagri berharap agar terus meningkatkan kapasitas institusi pemadam kebakaran dengan hal-hal yang perlu mendapat perhatian dalam pengurangan resiko kebakaran. Pertama, paradigma penanggulangan kebakaran dan mengedepankan preventif dengan kegiatan mitigasi, penyuluhan, inspeksi dan penegakan hukum.

Kedua, waktu tanggap darurat kebakaran Satuan Tugas Pemadam Kebakaran (Satgas Damkar) tiba di tempat kejadian  kebakaran tidask lebih dari 15 menit dengan cara mendekatkan pos pelayanan pemadam kebakaran di wilayah berpotensi kebakaran. Ketiga, peningkatan jumlah aparatur satgas damkar memenuhi kualifikasi dan kompetensi minimal 6 orang untuk 1 unit mobil damkar. Keempat, peningkatan jumlah mobil damkar dan pos wilayah damkar minimal 1 unit setiap penduduk maksimal 25.000 jiwa.

Lalu kelima, perbaikan gizi petugas siap siaga, perlindungan diri satgas damkar dari panas api dan kesejahteraan satgas damkar. Keenam, membangun kerjasama satgas damkar antar daerah yang bersandingan dalam pelayanan pemadam kebakaran. Sedangkan yang ketujuh, mengedepankan pemberdayaan komunitas dunia usaha dan masyarakat dalam pengurangan risiko kebakaran.

Usai upacara  dilanjutkan dengan pelantikan dan pengukuhan Forum Relawan Pemadam Kebakaran dan Bencana Kota Medan oleh Walikota. Kehadiran relawan diharapkan ikut bekerjasama dengan berbagai kelompok masyarakat seperti Karang Taruna Kota Medan untuk bersama-sama ikut memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar lebih waspada guna mengatasi dan mengantisipasi terjadinya kebakaran.

“Besok Forum Relawan Kebakaran menggelar seminar yang dipandu langsung ahli kebakaran dari Jepang. Dengan seminar ini diharapkan kita semua lebih siaga mengantisipasi terjadinya kebakaran di Kota Medan,” ungkap Walikota.

Usai pelantikan dilanjutkan dengan penandatanganan kerjasama antara Forum Relawan Pemadam Kebakaran Kota Medan dengan Karang Taruna Kota Medan. Penandatanganan disaksikan Walikota, Wakil Walikota Drs H Dzulmi Eldin MSi, Anggota DPD RI Parlindungan Purba  serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Medan.

Sementara itu Ketua Forum Relawan Pemadam Kebakaran dan Bencana Kota Medan Dra Lily MBA MH menegaskan, usai pelantikan seluruh pengurus dapat bekerja dengan sebaik-baiknya guna memberikan pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam tindak pencegahan sekaligus memberikan keterampilan kepada masyarakat terkait pencegahan terjadinya kebakaran maupun bencana lainnya di Medan.

“Tugas pokok kami untuk menjalin kerjasama dengan Dinas P2K,  Badan Penanggulangan Bencana, pihak kecamatan, Karang Taruna Kota Medan maupun ormas lainnya di Medan. Artinya, kita bersama-sama memberikan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka memberikan pengetahun maupun training kepada masyarakat guna pencegahan terjadinya kebakaran maupun bencana. Jadi mari kita saling bahu membahu guna membangun Medan menjadi lebih baik lagi,” harap Lily.

Di tempat yang sama Ketua Karang Taruna Kota Medan Zultaufik Nasution sangat menyambut baik  kerjasama yang dilakukan dengan Forum Relawan Pemadam Kebakaran dan Bencana Kota Medan. Tujuan kerjasama untuk memberi sosialisasi kepada masyarakat dalam rangka mencegah terjadinya kebakaran.

“Dengan  kerjasama yang kita lakukan ini, maka seluruh pengurus maupun anggota Karang Taruna Kota Medan akan membantu Forum Relawan Pemadam Kebakaran dan Bencana untuk melakukan sosialisasi tentang penecegahan terjadinya kebakaran. Dengan demikian masyarakat bisa mengetahui bagaimana langkah-langkah pencegahan, termasuk bagaimana upaya yang harus dilakukan apabila terjadi kebakaran. Semoga kerjasama ini mampu meminilisir terjadinya kebakaran di Medan,” papar Zultaufik. (BS-024)  

Tags
beritaTerkait
RSUP Adam Malik Kekurangan Tenaga Perawat
Tersangka Bersama Ramadhan Pohan, Savita Juga Tidak Ditahan
Dirut Baru RSUP Adam Malik Optimis Raih Akreditasi JCI 2017 Nanti
RSUP Adam Malik Diharap Kemenkes Raih Akreditasi JCI, 2017 Nanti
Terkait Pilkada Medan, Ramadhan Pohan Ditangkap Polda Sumut
Wakil Walikota Medan Apresiasi Dhamma Talk Bukan Siapa Siapa
komentar
beritaTerbaru
hit tracker