Sabtu, 02 Mei 2026

Tahun Ini Titi Gantung Kota Bangun Jadi Jembatan Permanen

Selasa, 12 Maret 2013 01:15 WIB
Tahun Ini Titi Gantung Kota Bangun Jadi Jembatan Permanen
Ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan , (beritasumut.com) – Pemko Medan melalui Dinas Bina Marga akan membangun titi gantung di Jalan Sersan Ikhsan, Kelurahan Kota Bangun, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Sumatera Utara menjadi jembatan permanen sehingga dapat dilalui kendaraan roda empat. 

Selain memudahkan akses keluar masuk warga sekitar menuju Jalan Kol L Yos Sudarso, pembangunan jembatan dilakukan untuk mempermudah distribusi sayur mayur, sebab Kota Bangun merupakan sentra penghasil sayur-mayur.

“Sudah lama kita merencanakan pembangunannya, Insya Allah tahun ini titi gantung akan dibangun menjadi jembatan permanen. Semoga dengan pembangunan jembatan ini, semakin mempermudah akses keluar masuk warga, terutama untuk pendistribusian sayur mayur,” kata Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap MM ketika meninjau titi gantung, Senin (11/03/2013).

Menurut Walikota, pembangunan titi gantung ini dilakukan guna menindaklanjuti permintaan warga. Selama ini jika ingin menuju Jalan Kol Yos Sudarso, warga hanya bisa menggunakan sepeda motor. Itu pun terbatas, sebab mereka khawatir titi gantung tidak mampu menampung banyak sepeda motor.

Apabila menggunakan kendaraan roda empat, warga harus memutar sangat jauh. Kondisi ini jelas mengganggu kelancaran pendistribusian sayur mayur hasil pertanian warga. Jadi alternative utama yang harus dilakukan dengan membangun titi gantung menjadi jembatan permanen.

“Selain itu untuk melancarkan pendistribusian sayur mayur, juga akan kita bangun dan lebarkan sampai Titi Papan sehingga arus lalu lintas semakin lancar. Ini janji saya dulu, baru sekarang akan direalisasi karena banyak yang harus dikerjakan,” ungkapnya.

Usai meninjau titi gantung, Walikota di tengah siang terik dengan berjalan kaki selanjutnya menyambangi warga sekitar yang banyak berkumpul di pinggir jalan. Umumnya seluruh warga yang ditemui menyambut kehadiran Walikota dengan penuh suka cita. Selain minta agar pembangunan titi gantung secepatnya direalisasikan, beberapa warga juga menyampaikan sejumlah keluhan lainnya.

Ketika bertemu dengan warga, Walikota sempat terenyuh dan terharu ketika salah seorang pria yang duduk di kursi roda datang menghampirinya hanya ingin bersalaman dengan Walikota. Belakangan pria yang diketahui bernama Mino mengalami kecelakaan sehingga harus kehilangan sebelah kakinya. Karenanya, dia langsung memerintahkan Camat Medan Deli Hendra Asmilan segera mendata pria tersebut agar mendapatkan bantuan kaki palsu. “Kita iba melihatnya, jadi harus dibantu,” ujarnya.

Dari blusukan yang dilakukan Walikota di sekitar kawasan tersebut, Walikota mengaku prihatin dengan kondisi kehidupan warga. Karena itulah Walikota akan mencoba membuat sejumlah terobosan agar kehidupan masyarakat di kawasan ini tidak berbeda dengan masyarakat kecamatan lainnya. “Inilah menjadi salah satu alasan peninjauan dilakukan hari ini, sebab kita ingin menyerap langsung aspirasi dari masyarakat,” paparnya.

Selanjutnya Walikota meninjau SD Surya Bakti, Jalan Perunggu, Kelurahan Kota Bangun, Kecamatan Medan Deli. Walikota prihatin, sebab berdasarkan pengakuan Drs Suyadi selaku kepala sekolah, sejak Tahun 1970 sekolah yang dipimpinnya tidak pernah mendapat bantuan sehingga kondisinya sangat memprihatinkan.

Selain konstruksi bangunan yang sudah tidak layak lagi untuk proses belajar mengajar, bangunan sekolah yang seharusnya empat lokal disekat-sekat sehingga menjadi 6 lokal. Saat ini sekolah itu menampung 308 siswa dan dididik 14 guru. “Pak Wali berjanji akan membantu sekolah ini,” ujar Suyadi.

Usai meninjau sekolah, Walikota kemudian meninjau bank sampah yang lokasinya tak jauh dari SD Surya Bakti. Bank sampah selama ini membeli seluruh sampah non organik milik warga. Selain mendukung kebersihan, kehadiran bank sampah setidaknya turut membantu penghasilan warga. Atas dasar itulah Walikota minta bank sampah terus dikembangkan lagi.

Setelah itu Walikota mendatangi Masjid Abu Bakar Siddik yang lokasinya sekitar 100 meter dari bank sampah. Usai melihat kondisi masjid, termasuk kamar mandi dan tempat berwudhu, Walikota kemudian memberikan sumbangan kepada nazir masjid yang bisa digunakan untuk menambah biaya perawatan masjid.

Terakhir Walikota meninjau SMP Negeri 34. Berdasarkan peninjauan yang dilakukan, Walikota menilai masalah penghijauan di sekolah itu sudah cukup baik. Yang perlu dibenahi adalah papan nama sekolah yang kondisinya sangat memprihatinkan. Karenanya, Walikota meminta papan nama sekolah diperbaiki. Dari peninjauan, Walikota menerima keluhan sejumlah guru. Mereka minta ruangan guru diperbaiki karena kondisinya sangat tidak layak. Di samping itu mereka juga minta bantuan laboratorium IPA lantaran belum memilikinya sampai saat ini. (BS-024)

Tags
beritaTerkait
Tersangka Bersama Ramadhan Pohan, Savita Juga Tidak Ditahan
Terkait Pilkada Medan, Ramadhan Pohan Ditangkap Polda Sumut
Wakil Walikota Medan Apresiasi Dhamma Talk Bukan Siapa Siapa
Audiensi dengan Walikota Medan, APSINDO Sampaikan Bidik Limbah Plastik dari TPA
Walikota Medan Lantik Dewan Kesenian Medan Periode 2016-2020
Digertak Wakil Walikota Medan, Anak Remaja Tak Jadi Buang Sampah di Parit Busuk
komentar
beritaTerbaru
hit tracker