Jumat, 24 April 2026

Walikota Akan Jadikan TBSU Pusat Seni & Budaya Medan

Kamis, 21 Februari 2013 23:39 WIB
Walikota Akan Jadikan TBSU Pusat Seni & Budaya Medan
Ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap MM menegaskan tidak ada niat sedikit pun untuk meruislagh maupun melego lahan Taman Budaya Sumatera Utara (TBSU) di Jalan Perintis Kemerdekaan, Medan, Sumatera Utara. Justru sebaliknya dia ingin mengelola dan menata sebaik-baiknya sehingga tempat tersebut menjadi pusat seni dan budaya di Kota Medan.

“Saya tegaskan tidak ada sedikit pun niat untuk merusilagh lahan TBSU. Justru saya ingin bagaimana memberdayakannya dengan maksimal untuk kepentingan para seniman, pelajar maupun mahasiswa agar dipergunakan secara optimal dalam berkesenian,” kata Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap MM ketika menerima audiensi pengurus Ikatan Palajar Muhammadiyah Kota Medan di Balaikota Medan, Jalan Maulana Lubis, Medan, Sumatera Utara, Kamis (21/02/2013).

Untuk merealisasikan keinginan tersebut, jelas Walikota, tentunya harus dilakukan pembenahan-pembenahan. Ditegaskannya, tanah TBSU merupakan HPL Pemko Medan. Sedangkan bangunannya milik Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Karenanya, berhubung lahan itu belum diserahkan Pemprov Sumut, maka Pemko Medan belum bisa menyediakan anggaran untuk melakukan penataan.

Itu sebabnya Walikota menegaskan tidak mau mencari polemik dalam masalah tersebut. Diakuinya, sudah lima kali menyurati  Pemprov Sumut agar lahan itu diserahkan kepada Pemko Medan sesuai dengan Undang-undang Otonomi Daerah. Namun sampai kini belum diserahkan.

“Begitu lahan diserahkan kepada kita, TBSU akan kita kelola dan tata sesuai dengan kebutuhan  sehingga para seniman, pelajar maupun mahasiswa bisa berkesenian di tempat tersebut dengan gratis. Hal ini dilakukan karena kita ingin menjadikan TBSU sebagai pusat seni dan budaya Kota Medan,” jelasnya.

Kepada pengurus IPM Kota Medan yang dihadiri langsung Ketua Umum Rafid Febri Ismadi didampingi Sekretaris Umum Khairul Sakti Lubis serta pengurus lainnya, Walikota kembali menegaskan dirinya tidak akan pernah meruislagh lahan TBSU. Sebab, dia ingin mempertahankan seluruh aset yang dimiliki Pemko Medan.

“Bagaimana mungkin saya meruislagh lahan TBSU, sebab selama saya masih menjadi Walikota  Medan akan tetap mempertahankan seluruh aset milik Pemko Medan. Untuk itulah setiap lahan milik Pemko Medan, telah kita pasangi plang yang isinya menyatakan lahan tersebut milik Pemko Medan sehingga masyarakat dapat mengetahuinya,” tegasnya.

Terkait itulah Walikota sangat menyambut baik dengan rencana pengurus IPM Kota Medan untuk menggelar Festival Pelajar Cinta Budaya di TBSU. Dia akan datang dan membuka langsung festival tersebut sebagai bukti respeknya terhadap TBSU sekaligus mendukung para pelajar dalam mengekspresikan kemampuan di bidang seni dan  budaya.

Ketua IPM Kota Medan Rafid Febri Ismadi sangat mengapresiasi dan mendukung penuh langkah Walikota untuk mengelola TBSU. Dengan pengelolaan yang dilakukan, TBSU nantinya dapat dipergunakan siapa saja baik para seniman, pelajar maupun mahasiswa dalam berkesenian maupun berkebudayaan secara gratis dan nyaman tanpa ada gangguan-gangguan lainnya. “Jadi IPM Kota Medan mendukung sepenuhnya pengalihan pengelolaan TBSU dari Pemprov Sumut kepada Pemko Medan,” tegas Febri.

Febri berharap TBSU nantinya bisa dipergunakan secara gratis, sebab rekannya yang menjadi ketua panitia pelaksana Festival Pelajar Cinta Budaya ketika ingin mempergunakan TBSU sebagai  lokasi acara dikenakan biaya Rp1 juta perhari berdalih untuk uang kebersihan. Tentunya itu jelas sangat memberatkan bagi mereka, sebab tujuan kegiatan ini digelar semata-mata untuk membawa kembali para pelajar maupun generasi muda supaya mencintai kembali kebudayaannya.

Sementara itu di tempat terpisah, Teja Purnama, salah seorang pekerja seni di Medan sangat mengapresiasi dan mendukung rencana Walikota Medan untuk mengelola TBSU. Apalagi pengelolaan itu dilakukan dalam upaya menjadikan TBSU sebagai pusat seni dan budaya di Kota Medan. Dia berharap setelah pengelolaan dilakukan Pemko Medan, baik seniman, masyarakat, pelajar maupun mahasiswa bebas berkesenian di tempat tersebut. (BS-024)

Tags
beritaTerkait
Tersangka Bersama Ramadhan Pohan, Savita Juga Tidak Ditahan
Terkait Pilkada Medan, Ramadhan Pohan Ditangkap Polda Sumut
Wakil Walikota Medan Apresiasi Dhamma Talk Bukan Siapa Siapa
Audiensi dengan Walikota Medan, APSINDO Sampaikan Bidik Limbah Plastik dari TPA
Walikota Medan Lantik Dewan Kesenian Medan Periode 2016-2020
Digertak Wakil Walikota Medan, Anak Remaja Tak Jadi Buang Sampah di Parit Busuk
komentar
beritaTerbaru
hit tracker