Kamis, 22 Oktober 2026

Ternyata Medan Miliki Laboratorium Pertamanan

Rabu, 13 Februari 2013 12:53 WIB
Ternyata Medan Miliki Laboratorium Pertamanan
Ist
Rahudman dan Zulkifli Sitepu
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap MM mengaku tidak pernah mengetahui jika Dinas Pertamanan Kota Medan ternyata memiliki laboratorium pertamanan  yang berfungsi sebagai tempat pembibitan tanaman penghijauan dan aneka jenis bunga. Karenanya, laboratorium pertamanan yang selama ini tidak pernah difungsikan secara maksimal tersebut akan dikelola dan dibenahi kembali. Selain mendukung Medan menjadi kota bunga, laboratorium pertamanan akan dijadikan sebagai tempat wisata edukasi flora bagi para pelajar maupun warga Kota Medan.

Rencana untuk mengelola dan menata kembali itu disampaikan Walikota ketika meninjau laboratorium pertamanan di Jalan Kesatria, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, Sumatera Utara, Selasa (12/02/2013). Walikota didampingi Sekda Ir Syaiful Bahri Lubis serta sejumlah Pimpinan SKPD diantaranya Kadis Pertamanan Ir Zulkifli Sitepu, Kadis Bina Marga Khairul Syahnan dan Kabag Humasy Budi Hariono SSTP MAP.

“Laboratorium pertamanan ini akan kita fungsikan kembali, sebab potensi yang akan dihasilkannya sangat luar biasa. Selain dapat menjadikan Medan sebagai kota bunga, laboratorium pertamanan ini dapat dijadikan sebagai tempat wisata flora. Artinya, para pelajar maupun warga bisa mempelajari tentang aneka tanaman penghijauan maupun berbagai jenis bunga,” kata Walikota.

Karena itulah Walikota memberikan waktu sebulan bagi Zulkifli Sitepu untuk mengelola dan menata laboratorium pertamanan tersebut. Bekas tumpukan sampah yang menggunung di tempat itu harus diangkut dan diratakan untuk dijadikan tempat pembibitan. Begitu juga dengan rumah kaca yang ada, harus dibenahi kembali sehingga mampu menghasilkan bunga-bunga berkualitas dan bernilai ekonomi tinggi.

Selain itu Walikota minta agar sekitar kawasan laboratorium pertamanan ditata dan dibuat taman agar terlihat lebih menarik. Untuk memudahkan akses masuk, Walikota menginstruksikan Khairul Syahnan segera mengaspalnya. Termasuk, membeton dinding sungai yang ada di depan laboratorium pertamanan serta membersihkan aliran sungai dari sampah bekerjsama dengan Kecamatan Medan Sunggal dan Dinas Kebersihan.

Di depan jalan masuk Jalan Kesatria, Walikota memerintahkan dibuat gapura dan nama Laboratorium Pertamanan Kota Medan sehingga warga mengetahui ada tempat pembibitan tanaman penghijauan dan aneka jenis bunga. Dengan demikian masyarakat tertarik mengunjunginya sekaligus membeli aneka tanaman penghijauan maupun berbagai jenis bunga yang ada di tempat tersebut.

Dengan difungsikannya kembali laboratorium bunga, Walikota berharap tempat itu dapat dijadikan sebagai tempat perawatan seluruh tanaman penghijauan maupun aneka jenis bunga. Setelah tanaman penghijauan dan aneka jenis bunga tumbuh dan berkembang barulah ditempatkan di pot-pot bunga yang ada di pinggir jalan, termasuk taman-taman yang ada di Kota Medan.

“Jika kita temukan ada tanaman bunga yang kondisinya layu dan rusak di pinggir jalan maupun taman-taman maka langsung bawa dan dirawat di laboratorium pertaman. Dicari tahu apa yang menyebabkan tanaman seperti itu dan dicari solusinya sehingga tumbuh dengan baik kembali. Setelah itu kembali ditempatkan di tempatnya semula. Dengan demikian tidak ada lagi kita temukan tanaman yang mati ataupun rusak,” ungkapnya.

Kadis Pertamanan Ir Zulkifli Sitepu menyatakan siap untuk melaksanakan instruksi Walikota tersebut. Dia berjanji dalam waktu sebulan laboratorium pertamanan sudah dikelola dan ditata sesuai dengan keinginan orang nomor satu di Pemko Medan tersebut. Untuk itu Zulkifli juga minta dukungan penuh instansi terkait.

Sementara itu menurut pengelola laboratorium Joner Sinaga, laboratorium pertamanan memiliki lahan hampir 1 hektar, persisnya 8.000 meter. Di tempat itu ditemukan sebanyak 18 jenis tanaman penghijauan seperti pohon asam jawa, tanjung, hamohi, cemara, ketapang, meranti, semangi dan trembesi. Selain itu terdapat lebih kurang 20 jenis  aneka tanaman bunga  diantaranya angrek, asoka, melati dan bougenville. (BS-024)

Tags
beritaTerkait
Konflik di Hermes, Pemko Medan Perlu diajak Bicara
Tersangka Bersama Ramadhan Pohan, Savita Juga Tidak Ditahan
Granat Kota Medan Dukung Pemko dan DPRD Tambah Anggaran Kepolisian
Terkait Pilkada Medan, Ramadhan Pohan Ditangkap Polda Sumut
Wakil Walikota Medan Apresiasi Dhamma Talk Bukan Siapa Siapa
Audiensi dengan Walikota Medan, APSINDO Sampaikan Bidik Limbah Plastik dari TPA
komentar
beritaTerbaru
hit tracker