Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Hari kedua pergelaran Otoblitz Indonesia Classic Car Show 2015 (OICC-Show), Sabtu (29/8/2015), kian mengokohkan positioning pesta akbar mobil klasik dan sepeda motor klasik tersebut sebagai “The Biggest and The Largest International Classic Car Show in South East Asia” dengan kehadiran para pengunjung mancanegara, yang membaur bersama classic enthusiasts dari bebagai penjuru tanah air.
“Bergabungnya OICC-Show dengan Indonesia International Motor Show (IIMS) bikin kami penasaran akan seperti apa jadinya kalau mobil klasik dan mobil-mobil baru disandingkan menjadi satu. Ternyata memang luar biasa! Yang seperti ini bahkan tidak ada di negara kami,” ujar Andrew Mergard, asal Australia, yang hadir bersama rombongan.
Setelah tujuh kali berturut-turut “bermain” seorang diri, kolaborasi Otoblitz Media Synergy sebagai penyelenggara OICC-Show dengan event organizer IIMS, Dyandra Promosindo, memang mengundang rasa penasaran banyak orang.
“Seorang rekan yang hadir di Opening Ceremony OICC-Show kemarin bilang, kalau mau belajar sejarah mobil-mobil dunia, coba saja datang ke sini. Maka, saya sengaja membawa seluruh keluarga hari ini. Alhamdulilah, mereka senang,” ujar Rahman dari Tangerang, yang hadir di Hall B3-C3 JI Expo bersama isteri dan dua anaknya.
Tak cuma parade History Of World Car dan Soeharto RI-1 Presidential Limo yang menjadi magnet dalam OICC-Show 2015. Kemunculan puluhan sepeda motor klasik dari berbagai tahun produksi dan brand dalam komposisi CLASSIC VS CUSTOM BIKE SHOW pun sempat menyita perhatian pengunjung.
Dari benua Amerika, misalnya, hadir Indian Chief 1.000 cc (1948), Harley Davidson Electra Glide (1967), Harley Davidson EL Cnuckle Head (1937), Harley Davidson WLC sebanyak tiga unit (1952, 1944, 1948), dan Indian Four (1937).
Menyusul EUROPEAN CLASSIC BIKE dengan BMW R50 (1966), Ariel Red Hunter (1933), Ducati Luxor (1957), hingga Norton Dominator(1949) dan BSA Golden Flash.
Sementara JAPANESE CLASSIC BIKE menurunkan Suzuki GT 380, Honda Dream 250 cp 72 (1967), Marusho Lilac CF40 (1959), serta CB 650 Police.
Juga ada barisan CLASSIC SCOOTER dari Italia dengan Vespa V30 125 cc (1951), Vespa VN 1T 125 cc (1955), Vespa VD 57 (1955), Vespa VL (1957), Vespa GS VS 2 (1956), Vespa V30 (1951), hingga berbagai tipe Lambretta (Li Serie 1, Star Stream, Anhang).
Keseluruhannya bersanding dengan barisan sepeda motor dari berbagai kategori SPECIAL APPEARANCE yang akan dilombakan untuk mencari yang terbaik. Mulai dari Harley Davidson WLC (1944), Ural Side Car (1985), Triumph, sampai Marusho Lilac CF40 (1959).
Di sessi CUSTOM BIKE, hadir HONDA Clubman Bratstyle (1983), Yamaha XS 650 (1979), dan Yamaha Scorpio (2007) dalam kelompok JAPANESE CUSTOM. Sedangkan kategori CAFÉ RACER diramaikan Honda CB 750 Custom (1979), Suzuki Van 50 cc (1973), Honda Dream CA 77 (1977), dan BMW R75 (1941).
Dari MODERN CHOOPER, muncul Harley Roadglide (2009) dan Triumph Bouneville; yang bersanding dengan AMERICAN OLD SCHOOL – “beranggotakan” Harley Davidson Sporster 1200cc (2004), Harley Davidson Chopper Shovel (1976), HD Sporster Boardtracker, Triumph Bounevile, juga HD Shouvelhead.
Fakta lainnya yang mengejutkan, baru sehari dibuka oleh Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf, Jumat (28/8/2015), perhelatan OICC-Show 2015 langsung menyodok menjadi trending topic di twitter. Selain daya tarik kemilau mobil-mobil klasik dan sepeda motor klasik collectible items, boleh jadi karena pentas OICC-Show kali ini ditayangkan langsung melalui live streaming di portalwww.otoblitzclassic.com.
Dan, arena OICC-Show 2015 kian heboh dengan kehadiran Miss Bangkok International Motor Show 2015, Mien Mean Waranporn; serta digelarnya Video Contest untuk para pengunjung dan lub berhadiah jutaan rupiah. (BS-001)
Tags
beritaTerkait
komentar