Senin, 27 April 2026

Jelang PON XIX/2016 Jabar, Karateka Sumut Fokus Pemantapan Teknik

Senin, 20 Juni 2016 13:20 WIB
Jelang PON XIX/2016 Jabar, Karateka Sumut Fokus Pemantapan Teknik
beritasumut.com/BS03
Suasana latihan karateka menjelang pelaksanaa PON 2016.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Jelang laga pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat (Jabar), September mendatang. Karateka Sumatera Utara (Sumut) menjalani Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) khusus meskipun dalam suasana Ramadhan. Sepuluh karateka tampak serius menjalani pelatda PON di Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Sumut, Jalan Pembangunan Nomor 7A, Medan Sunggal.

Pelatih PON Sumut Delpinus Rumahorbo mengatakan, meskipun sejumlah atlet ada yang berpuasa, mereka tetap menjalani program latihan yang telah disusun tim pelatih. Tiap minggunya pelatih menggelar latihan 11 kali pertemuan pada pagi dan sore hari. Sedangkan pada Kamis dan Minggu latihan diliburkan.

“Memang repotnya jika dihadapkan dengan latihan selama bulan Ramadhan anak-anak mesti pandai mengatur jadwal latihan agar kondisi fisik mereka tidak menurun usai Idul Fitri. Apalagi waktu pelaksanaan PON semakin dekat. Mudah-mudahan mereka mampu menjalani program yang telah kita susun. Meskipun intensitas tetap ada pengurangan, tetapi sesi latihan dan jadwal tetap sama seperti biasanya,” ujar Delpinus di PPLP Sumut Senin (20/06/2016).

Ia mengatakan memasuki persiapan khusus jelang PON Jabar, para karateka masih fokus pada pematangan teknik, sedangkan latihan fisik digelar pagi hari. Khusus latihan fisik bertujuan untuk menjaga daya tahan (endurance), egility serta speed mereka saat bertanding.

“Kita mengharuskan atlet berlatih teknik andalannya agar semakin terbiasa. Kemudian, sore hari kita memasuki latihan teknik dan materi fisik di pagi hari. Kadang sesekali kita buat sparing secara ringan aja,” jelas Delpinus.

Disatu sisi dirinya berharap latihan disentraliasasi atlet PON bisa digelar lebih awal mengingat sejumlah pesaing dari provinsi lain sudah menggelar Training Centre (TC) lebih dulu. Hal itu bertujuan agar pelatih lebih mudah untuk memantau kemampuan atlet secara maksimal.

“Kita berharap TC atlet PON bisa lebih awal, karena pesaing kita dari daerah lain sudah lebih dulu lakukan disentralisasi, seperti DKI Jakarta dan Jawa Timur. Karena kalau masih ada atlet yang pulang ke rumah, kondisi mereka masih turun naik. Berbeda halnya kalau mereka sudah menjalani TC, asupan makanan dan gizi dijamin terjaga. Ini semua demi prestasi di PON,” harapnya.

Dari total 14 karateka yang bakal perkuat kontingen Sumut di PON Jabar, empat diantaranya saat ini sedang menjalani program pelatnas di Jakarta. keempatnya adalah Jintar Simanjuntak, Jhoni Abdillah Sibarani, Srunita Sari Sukatendel dan Desinta Banurea. Mereka sedang dipersiapkan menghadapi even internasional Sea Games 2017 di Malaysia maupun Asian Games 2018 di Indonesia.(BS03)

Tags
beritaTerkait
Tinjau Banjir Bandang Padangsidimpuan, Gubernur Sumut Bantu Perbaikan dan Penanganan Pascabanjir
Daud Yordan Akan Naik Ring Lagi Lawan Petinju Australia
 KPU Kota Padangsidimpuan Menyelenggarakan Rapat Pleno Terbuka Penetapan Pasangan Calon Terpilih Walikota dan Wakil Walikota Padangsidimpuan
DPRD Padangsidimpuan Tetapkan Walikota dan Wakil Walikota Terpilih Periode 2025-2030
Pemerintah Kota Padangsidimpuan Lelang Kendaraan Dinas Tahun Anggaran 2024
 KONI Padangsidimpuan Berikan Tali Asih kepada Atlet dan Pelatih Berprestasi
komentar
beritaTerbaru
hit tracker