Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Sebanyak 67 tim sepak bola tingkat SMP dan SMA ambil bagian di Liga Pendidikan Indonesia (LPI) Kota Medan 2015, yang dibuka di Stadion Teladan, Medan, Senin (9/11/2015).
Dengan tema Rajin Belajar, Raih Prestasi dan Junjung Sportifitas, ajang ini diharapkan munculnya pesepak bola usia dini dan membangkitkan gairah sepak bola Kota Medan.
Asisten Kesejahteraan Masyarakat Pemko Medan Erwin Lubis mewakili Penjabat (Pj) Wali Kota Medan Randiman Tarigan membuka LPI. Melalui kata sambutan tertulis Randiman Tarigan yang dibacakan Erwin mengatakan, ajang ini diharapkan terciptanya proses pembinaan pesepkabola usia dini. Ajang inilah menjadi pencarian untuk mewalikili Kota Medan diajang yang lebih tinggi.
"Harapkan kita bersama, LPI ini terjadi proses pembinaan pemain sepakbola usia dini yang alami dengan penguasaan skill yang baik untuk membawa nama harum Medan, baik regional maupun nasional," tuturnya.
Dihadapan Kadispora Pemko Medan Abdul Azis, Ketua Umum KONI Medan Eddy H Sibarani, dan pejabat lainnya, Erwin menambahkan, prestasi PSMS Medan yang menasbihkan diri sebagai juara Piala Kemerdekaan 2015, kiranya menjadi motivasi bagi sekolah dan para atlet pelajar untuk meraih prestasi di ajang ini. Perjuangan PSMS yang berhasil mengalahkan Persinga Ngawi 2-1, menjadi bukti bahwa sepak bola Medan masih ada dengan semangat tinggi.
"Prestasi PSMS baru-baru ini, harus menjadi semangat kita bersama untuk membina pesepakbola usia dini. Harapan kita pula, kiranya LPI ini menjadi wadah mencari bibit handal Kota Medan," katanya.
Erwin berharap, para pelajar tak menjadikan kemenangan sebagai tujuan awal. Namun, hal utama adalah menjunjung tinggi sportifitas dan menjaga pelajar terhindar dari hal-hal negatif.
"Kegiatan ini bukan mencari menang atau kalah, tetapi memiliki jiwa sportivias dan memiliki nilai bersaing. Jadikan event ini menjadi wadah untuk mengembangkan bakat sepakbola dan terhindar narkoba, tawuran antar pelajar dan hal negatif lainnya," pungkasnya.
Ketua Panitia Azam Nasution menyebutkan, kejuaraan ini akan berlangsung pada 9 hingga 24 November, dengan menggunakan lapangan Stadion Teladan, Stadion Kebun Bunga, dan Lapangan PPLP Sunggal. Kegiatan ini diikuti 67 tim yang mewakili nama sekolah yakni 36 tim SMP sederajat dan 31 tim SMA sederajat.
Katanya, kegiatan yang merupakan kolaborasi antara Dinas Pemuda dan Olahraga dan Dinas Pendidikan Kota Medan ini, melibatkan ribuan siswa dari begitu banyak sekolah.
"Kegiatan ini sudah menjadi agenda tahunan. Semoga bisa merangsang anak-anak muda untuk berolahraga khususnya sepakbola," tutur Azam yang juga menjabat Kabid Olahraga Dispora Pemko Medan ini. (BS-030)
Tags
beritaTerkait
komentar