Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com – Barcelona perlu pandai membagi fokus saat menjamu Malaga dalam lanjutan La Liga, Sabtu (21/02/2015) di Camp Nou. Pasalnya tak lama setelah lawatan Malaga, Barca bakal melakoni laga penting bertandang ke markas Manchester City pada leg pertama 16 besar Liga Champions musim ini.
La Blaugrana tentu tak ingin catatan 11 kemenangan beruntun di semua ajang terhenti di tangan Malaga. Kemenangan melawan Malaga bakal membuat Barca naik memimpin klasemen La Liga, dengan Real Madrid baru akan bermain Senin (23/02/2015) dini hari.
Barca saat ini mengoleksi 56 poin, atau tertinggal 1 poin dari Real Madrid di puncak klasemen. Man City memang menunggu di laga berikutnya, tetapi dengan mengistirahatkan sejumlah pilar, Luis Enrique khawatir akan mengganggu ritme kemenangan beruntun Barca.
Dengan alasan di atas, Barca bakal tetap tampil dengan kekuatan penuh didukung trio MSN (Messi, Suarez, Neymar) sebagai ujung tombak. Kombinasi permainan trio MSN semakin padu di beberapa laga terakhir terbukti dengan gol masing-masing saat Barca menaklukkan Levante dengan skor 5-0.
Di lini tengah, Andres Iniesta bisa kembali menjadi starter setelah pulih dari serangan flu. Kemungkinan ia akan berduet bersama dengan Rafinha dengan Sergio Busquets sebagai poros di lini tengah.
Dani Alves juga bakal kembali menjadi andalan setelah sebelumnya absen karena sanksi saat Barca menang besar melawan Levante. Jordi Alba dan Jeremy Mathieu juga punya kans kembali menjadi starter untuk memperkokoh lini belakang yang sudah bercokol Gerard Pique.
Sementara bagi tim tamu, Malaga tengah berjuang untuk tak menelan tiga kekalahan secara beruntun untuk pertama kalinya sejak Oktober 2013. Namun upaya ini dipastikan takkan mudah dengan beberapa pemain penting mereka seperti Nordin Amrabat dan Ignacio Camacho yang harus menjalani sanksi larangan bertanding.
Selain dua nama tadi, Roberto Chen dan Flavio Ferreira masih harus absen membela Malaga karena masih berkutat dengan cedera. kabar baiknya, Javi Guerra sudah cukup fit untuk menjadi satu-satunya andalan di lini depan.
Jika sebelumnya Barca mendasarkan permainan pada penguasaan bola lewat operan-operan pendek mengalir dengan bola perlahan-lahan ditujukan ke pertahanan lawan, kini Enrique dinilai sudah menerapkan permainan direct yang membuat si kulit bundar lebih cepat sampai ke jantung pertahanan lawan. Artinya tentu saja tiki-taka pun disebut-sebut mulai ditinggalkan Barca pada era Enrique.
Akan tetapi, Messi tak sepaham. Menurutnya kendatipun saat ini Barca acapkali menerapkan permainan yang lebih "langsung", hal itu semata-mata merupakan salah satu variasi belaka. Tiki-taka menjadi variasi lain yang tetap masih dipergunakan timnya.
"Aku pikir kini kami memiliki dua varian; kami punya dua gaya dan kami bisa silih berganti menggunakannya," sebut Messi seperti dilansir AS.
"Dengan kecepatan yang kami miliki di lini depan, kami bisa menerapkan sebuah permainan serangan balik dan memanfaatkan ruang kosong yang sedang ditinggalkan pemain tim-tim rival kami, atau kami bisa bermain dengan cara kami yang biasanya.
"Kami belum kehilangan filosofi Barca akan kesabaran dan permainan operan," tegas pemain asal Argentina berusia 27 tahun tersebut.
Malaga tanpa kemenangan di 5 laga tandang terakhir mereka dan sudah menelan kekalahan pada 12 lawatan terakhir ke markas Camp Nou. Sudah lebih dari satu dekade lamanya sejak Malaga berhasil mengalahkan Barcelona di La Liga baik di laga kandang maupun tandang.
(BS-030)
Tags
beritaTerkait
komentar