Kamis, 30 April 2026
Tottenham vs Fiorentina

Punya Senjata Rahasia

Kamis, 19 Februari 2015 12:42 WIB
Punya Senjata Rahasia
Tottenham vs Fiorentina. (Google)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com – Fiorentina bukan kontestan kacangan di Europa League 2014/2015. La Viola termasuk kandidat juara. Mauricio Pochettino serukan Tottenham Hotspur waspada total ketika duel di leg I 32 besar.

Hasil undian 32 Besar Europa League 2014/2015 boleh dibilang tak menguntungkan Spurs. Mereka harus hadapi Fiorentina, salah 1 klub top Italia. Mereka bentrok pada leg I 32 besar di White Hart Lane, Kamis (19/2/2015) malam ini atau Jumat (20/2/2015) dinihari WIB.

Geliat hebat Fiorentina di beberapa musim terakhir patut bikin Spurs gemetar meski main di kandang. Kecerdasan Vincenzo Montella dalam meramu taktik lengkapi sukses La Viola. Mereka tampil kompetitif dan mencemaskan setiap lawan.

Di Serie A 2014/2015, Fiorentina tempel ketat Napoli di urutan 3 klasemen. Duduki urutan 4, mereka cuma terpaut 4 angka dari Napoli. Itu berkat konsistensi sepak terjang skuad La Viola hingga pekan 23. Mereka rangkai 10 kemenangan dan 8 hasil imbang dari 23 laga.

Fiorentina juga kencang di Coppa Italia. Bungkam Atalanta 3-1 dan AS Roma 2-0, mereka amankan tiket semifinal. Mereka tantang Juventus dalam perebutan tiket final. Kinerja mereka di Europa League pun paten. Persaingan dengan En Avant Guingamp, PAOK, dan Dinamo Minsk dikuasai. Dari 6 laga, mereka 4 kali menang, 1 kali imbang, dan 1 kali kalah.

Di 8 laga terakhir, Fiorentina tak terkalahkan. Kali ini, kekuatan mereka ancam Spurs. Pochettino pun sadari itu. Meski baru kehilangan Juan Cuadrado yang hengkang ke Chelsea, Pochettino yakin La Viola tetap tangguh.

"Fiorentina tetap kuat tanpa Cuadrado. Mereka bakal main dengan cara dan kekuatan yang sama. Kami harus waspada total dan mantapkan kondisi mental saat ladeni mereka," tukas Pochettino.

Spurs sendiri baru telan pil pahit. Pada laga pekan 25 Premier League 2014/2015 di Anfield Stadium, Spurs dibekuk Liverpool 3-2. Gol Lazard Markovic di menit 15, Steven Gerrard (penalti 53), dan Mario Balotelli (83) cuma mereka balas dengan 2 gol Harry Kane (26) dan Moussa Dembele (61).

Meski begitu, performa Spurs musim ini tetap tak bisa diremehkan. Mereka berjaya di Piala Capital One. Mereka jadi finalis dan bakal berebut gelar kontra Chelsea di Wembley Stadium, 1 Maret 2015. Sukses itu didapat setelah mereka depak Nottingham Forest, Brighton & Hove ALbion, Newcastle United, dan Sheffield United.

Di Premier League 2014/2015, Spurs bersaing menuju deret 4 besar klasemen. Hingga pekan 25, mereka di urutan 6 dengan koleksi 43 poin dari 25 laga. Mereka bukukan 13 kemenangan dan 4 hasil imbang.

Begitu pula aksi Spurs di Europa League 2014/2015. Setelah singkirkan AEL di playoff dengan agregat 5-1, Spurs finis runner up Grup C. Mereka cuma kalah dari Besiktas. Dua pesaing lain di Grup C adalah Asteras Tripolis dan Partizan.

Spurs pun punya senjata rahasia yang terbilang maut. Ia adalah Kane, 21. Musim ini, Kane tampil fenomenal. Ia sudah jaringkan 23 gol dan 5 assist dari 35 laga di semua kompetisi musim ini. Pergerakannya bakal bikin para pemain belakang Fiorentina seperti Gonzalo Rodriguez, Stefan Savic, dan Micah Richards pontang-panting. Sebaliknya, lini belakang Spurs juga patut waspadai agresivitas Mario Gomez, Khouma Babacar, dan Mohamed Salah. (BS-030)

Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru
hit tracker