Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Pematang Siantar, (beritasumut.com) – Kasrem 022/PT Letkol Arm Anton Irianto Popang SH mewakili Danrem 022/PT beserta para Kasi Korem 022/PT dan Kasatdisjan menyaksikan ujian naik sabuk Bela Diri Militer (BDM) Yong Moo Do dari sabuk hijau ke sabuk biru di Lapangan Sepakbola Makorem 022/PT, Jalan Asahan Km 3,5, Pematang Siantar, sumatera Utara, Jumat (01/02/2013) pukul 09.00 WIB.
Program naik sabuk ini merupakan program di dalam BDM Yong Moo Do. Saat ini dilaksanakan ujian naik sabuk dari sabuk hijau ke biru dengan tujuan untuk mengetahui sudah sejauh mana penguasaan materi dan teknik di dalam latihan Yong Moo Do.
Mayor Iinf Budi Purwanta SH selaku Koordinator BDM Yong Moo Do mengatakan, ini merupakan program dari komando dengan tujuan meningkatkan kemampuan dan keterampilan prajurit dalam mengemban tugas untuk masa yang akan datang.
Di sela-sela menyaksikan ujian kenaikan sabuk Kapenrem 022/PT Mayor Caj Drs Prinaldi menyampaikan ujian kenaikan sabuk ini diikuti sebanyak 50 orang prajurit dan 4 orang sakit. Ujian naik sabuk ini diuji tim yang terdiri atas Sertu Erdi, Serda Matondang dan Serda Jahdin yang kesemuanya sudah memiliki sabuk hitam dan berklasifikasi pelatih dan penguji.
Pelaksanaan BDM Yong Moo Do ini, merupakan TC pertama di Korem 022/PT yang sudah dimulai sejak 18 November 2012 dan nantinya akan dibuka lagi TC Bela Diri yang lainnya.
Masih kata Kapenrem 022/PT, menguasai Yong Moo Do atau karate merupakan hal yang sangat mendasar dan merupakan tuntutan bagi setiap prajurit, dengan tujuan agar para prajurit memiliki kemampuan pisik, bermental baja, berdisiplin dan berdedikasi tinggi. Olah raga bela diri Yong Moo Do ini akan diterapkan di setiap satuan bawah, sehingga diharapkan seluruh prajurit Korem 022/PT mampu menguasi bela diri, renang militer dan mempunyai kesamaptaan yang prima.
Lebih lanjut dikatakan Mayor Caj Drs Prinaldi, materi kenaikan sabuk BDM Yong Moo Do ini antara lain kibon sogi (kuda-kuda), kodgi (dasar langkah), jumok (pukulan), bal chagi (tendangan), nakbob (jatuhan), sonkisul (kuncian) dan momkisul (bantingan) yang masing-masing gerakan dinilai tim penilai. (BS-001)
Tags
beritaTerkait
komentar